33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Dilengkapi Sensor Jarak, Klaim Lebih Efisien dari Tongkat

Mahasiswa Undip Ciptakan Jaket Khusus Tunanetra

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Empat mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menciptakan jaket khusus tunanetra. Jaket berwarna merah menyala ini diberi nama Jetnet, singkatan dark Jaket Tunanetra. Seperti apa?

AJIE MAHENDRA

JAKET khusus tunanetra alias Jetnet ini, disematkan teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui objek di sekitarnya. Dengan begitu, pengguan tidak lagi memerlukan tongkat tunanetra sebagai alat bantu meraba ketika berjalan.

“Kami menggunakan sensor jarak HC-SR04 dan Gyroscope. Dua alat ini bisa memberi gambaran kepada pengguna mengenai suasana di sekelilingnya,” ucap Teguh Kurniawan, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2015,

Sampai saat ini, kata pentolan tim pencipta Jetnet, mayoritas penyandang tunanetra hanya menggunakan tongkat bantu untuk membantu mereka berjalan. Tentunya, hal tersebut kurang efisien dikarenakan kemampuan tongkat yang hanya mampu mengetahui objek yang ada di depan penggunanya saja. Selain itu, pengguna tongkat harus terus mengayunkan tongkatnya sehingga berpotensi mengenai hal-hal yang tidak diinginkan.

Dia mengaku, saat ini Jetnet masih berupa prototipe. Teguh dibantu Krismon Budiono (Teknik Elektro 2016), Rose Mutiara Suin (Teknik Elektro 2017), dan Yuni Prihatin Ningtyas (Kesehatan Masyarakat 2015) dan dosen pembimbing Aris Triwiyatno, akan terus mengembangkannya. Sebab, proyek pengembangan ini telah mendapatkan pendanaan dari Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2017.

Di bagian luar Jetnet, disematkan dua jenis sensor yaitu delapan sensor jarak berupa HC-SR04 dan dua sensor sudut Gyroscope yang dikendalikan dua buah Arduino Uno. Peranti tersebut bekerja dengan output berupa suara dari earphone yang tersambung dengan modul MP3 dengan sumber tenaga baterai 7,2V berkapasitas 1800mAh. Semua sensor ditanamkan di prototipe Jetnet langsung dan untuk sistem kendali serta baterainya dimasukkan ke dalam kotak kecil yang diselipkan di belakang celana sehingga sangat praktis dalam pemakaiannya.

Dijelaskan juga, Jetnet pada dasarnya berfungsi untuk mendeteksi objek sekitar pengguna dengan memanfaatkan kedua jenis sensor tersebut. Teknologi yang dibawanya, dapat mendeteksi objek-objek yang berada di depan, serong kanan, serong kiri, kanan, dan kiri yang berjarak 3 meter sehingga radius deteksinya mencapai 180 derajat.

Ada juga lubang yang berada di depan penggunanya. Bahkan pengguna juga dapat mengetahui elevasi kemiringan jalan. “Jadi dengan alat ini, penyandang tunanetra seakan dapat melihat keadaan sekitar yang diinformasikan dengan suara dari earphone yang mengindikasikan adanya objek,” paparnya.

Alat ini memiliki beberapa keunggulan. Seperti sistem kendali mikrokontroler berupa Arduino Uno. Waktu deteksi yang cepat sekitar 1 detik. Bisa digunakan siapa saja. Praktis dalam penggunaannya. Output berupa suara. Harganya juga ekonomis.

“Kami berharap Jetnet bisa diaplikasikan dan berguna bagi penyandang tunanetra yang ada di Indonesia. Sehingga dapat membantu mobilitas pengguna dan mengurangi angka kecelakaan yang dialami penyandang tunanetra,” harapnya. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harus Dilakukan Dokter

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Maraknya pemasangan behel ilegal kini menjadi sorotan Ikatan Ortodonti Indonsia (Ikorti). Pasalnya di lapangan banyak ditemukan praktik pemasangan behel yang dilakukan...

Sudah Berhubungan Seks, Biasanya Sulit Lepaskan Diri

BANYAKNYA kasus kekerasan dalam pacaran, merupakan fenomena yang terjadi karena faktor individunya sendiri. Sedangkan wanita cenderung menjadi korban, karena disebabkan karena adanya sejumlah faktor....

BNPB Pastikan Longsor di Puncak Bogor Hoax

JawaPos.com - Beredar di media sosial sebuah foto kejadian longsor yang terjadi di jalur Puncak, Bogor pada Rabu (12/12). Namun foto tersebut dipastikan hoax...

Pasar Banyumanik Jadi Tempat Tinggal

SEMARANG—Pasar Banyumanik Semarang kini sudah beralih fungsi. Sebagian besar kios kini dijadikan tempat tinggal layaknya rumah kontrakan. Tercatat, tinggal delapan kios yang masih aktif...

Untag Gelar Seminar Internasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Fakultas Hukum (FH) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) terus berupaya meningkatkan kualitas untuk menghadapi persaingan dunia pendidikan. Salah satunya melalui seminar...

Ajak Pelukis Promosi Pantai Ujungnegoro

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kehadiran ribuan seniman dalam Batang Arts Festival (BAF) dimanfaatkan untuk berpromosi wisata. Salah satunya dengan promosi Pantai Ujungnegoro melalui kegiatan melukis pantai...