33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Bupati Sentil PNS Materialistis

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

BATANG – Bupati Batang menyinggung para Pegawai Negeri Sipil (PNS), setelah dilantik langsung menjadi materialistis. Bahkan menjadi semacam penyakit mental yang langsung mengenai pegawai. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat menyerahkan 14 Surat Keterangan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) Penyuluh THL (Tenaga Harian Lepas) Kementrian Pertanian yang bertempat di Aula BKD Batang, Rabu (23/8).

“Ada sesuatu yang salah di dalam pola pikir kita, karena  berdasarkan studi kasus, mental – mental kita sudah terkena penyakit bersama, tentang penyakit sosial materialisme di kalangan pegwai negeri,” ujarnya.

Penyakit sosial tersebut menurut Wihaji hinggap hampir di seluruh masyarakat kita, tentu saja tentang matrialisme. Dirinya banyak menerima laporan yang tidak pas, karena setelah menerima SK CPNS langsung terkena penyakit sosial materialisme. Yang akhirnya  mengorbankan pekerjaan sehingga dengan segala cara mengejar materi, bekerja pun jadi tidak professional, tidak berdedikasi dan tidak disiplin.

Untuk itu, bagai pegwai yang menerima SK CPNS , bupati mengatakan ada hal – hal yang penting, dan prinsip harus dikuti setelah kita menjadi CPNS. Karena sebagai CPNS ada aturan – atruan yang harus ditaati,  maka jangan disepelekan aturan dan perundang undangan tersebut.

“Dalam bekerja harus sesuai dengan undang –  undang, maka harus bekerja  profesional loyal dan berdedikasi. Apalagi tenaga penyuluh yang harus memberikan kontribusi untuk mengamankan hasil panen padi 200 ton pertahun dan  ini menjadi PR,” pinta Bupati Wihaji.

Menurut Bupati hal tersebut sangtlah penting, karena wilayah Kabupaten Batang masyarakatnya mata pencahariannya petani. Maka Penyuluh Pertanian sangat dibutuhkan untuk mendampingi dan memberikan penyuluhan.

“Kami harap Penyuluh semangatnya lebih besar, jangan berbeda seperti sebelum CPNS, jangan semangat mengejar angsuran Bank,” kata Wihaji.

Bupati Wihaji juga berharap kepada Penyuluh Pertanian dengan berdirinya pabrik kakau atau coklat, agar memberikan pendampingan petani untuk menanam  tanaman kakau di halan – lahan yang tidak produktif. Karena hal tersebut sangat potensial kedepannya, sehingga bisa turut membantu perekonomian Batang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Batang Alimudin mengatakan, pengangkatan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Kamenterian Pertanian menjadi CPNS sebanyak 14 orang, merupakan THL ( Tenaga Harian Lepas) TB ( Tenaga Baru ). Penyuluh Pertanian juga telah menunjuk lokasi kerjanya sampai ke tingkat Kecamatan, hal tersebut yang mendasari formasi yang telah ditetapkan oleh Menpan RB.

“CPNS THI TB Penyuluh Pertanian yang diangkat hari ini dilarang dipindahkan minimal 5 tahun masa kerja. Dan setiap 3 bulan sekali diminta melaporkan secara berkala terkait kegiatannya yang dikirim ke Kementrian,” jelas Alimudin. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...