33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Berakhir Happy, Awalnya Grogi, Pusing, dan Mual

Ketika Mahasiswa Baru Dibekali Bela Negara

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Sebanyak 314 mahasiswa baru Universitas Tidar (Untidar) mengikuti program bela negara di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Program ini untuk menumbuhkan kedisiplinan dan rasa cinta Tanah Air mahasiswa baru Untidar.

“BELA negara bukan militerisasi. Tapi sarana untuk menumbuhkan kedisiplinan serta rasa cinta kepada Tanah Air. Semua program sudah terukur dan disesuaikan, bukan seperti yang kami terapkan pada taruna Akmil,” kata Wakil Direktur Pembinaan Lembaga (Binlem) Akmil Magelang, Letkol (Inf) Trenggono.

Komandan Latihan Bela Negara, Mayor (Inf) Teguh Iman Waluyo menyampaikan, awalnya para peserta banyak yang takut, grogi, pusing lantas mual maupun sakit ketika mengikuti program bela negara. “Tapi, kalau dijalani sesi per sesi dan nanti tiba pada saat akhir, pasti baru merasakan manfaat dalam program ini. Saya berharap program ini berkelanjutan.”

Mayor Teguh berharap, tahun depan bisa menjadi 3 hari per gelombang. Sehingga penyerapan materi lebih maksimal. Humas Untidar, Kusumawardani, menjelaskan, program bela negara diselenggarakan pada 21-30 Agustus 2017. Terdiri atas 5 gelombang.

Kusumawardani mengatakan, kegiatan bela negara dilaksanakan 2 hari. Mahasiswa wajib datang pukul 07.00 hingga pukul 16.15. “Pihak Akmil juga menyediakan mess khusus mahasiswa untuk menginap selama 1 malam. Selama 2 hari 1 malam, kegiatan bela negara ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk makan bersama para taruna Akmil.”

Seorang mahasiswa peserta bela negara, Ali Khasyful Gita, mengaku program tersebut memberikan banyak manfaat. “Awalnya grogi, tapi setelah lewat 1 atau 2 sesi, sudah mulai terbiasa. Per sesi, pemimpin kelompok diwajibkan melapor kepada pimpinan, menyiapkan teman-teman. Setelah sesi berakhir, kembali melapor,” jelas Ali.

Mahasiswa Prodi Teknik Mesin itu juga mendapatkan kesempatan sebagai perwakilan mahasiswa dalam penyematan tanda peserta pada sesi pembukaan program bela negara.

“Pada sesi wawasan kebangsaan, kita jadi tahu bagaimana keadaan Indonesia saat ini dan bagaimana pentingnya sebagai generasi penerus bangsa, tidak hanya berpangku tangan. Tapi juga peka terhadap keadaan sekitar. Yang pasti, kami dilatih untuk disiplin dalam segala hal di sini.” (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Open Trip Buka Jalur Batang-Banjarnegara

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Event Bawang-Dieng Fun Open Trip yang melibatkan ratusan kendaraan roda dua dan puluhan roda empat menandai dibukanya akses jalur Bawang-Banjarnegara Dieng, Minggu (18/2)....

Mantan Kades Sikunang Ditahan

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Mantan Kepala Desa (Kades)  Sikunang Rohman, 40, ditahan Satreskrim Polres Wonosobo. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana transfer...

Lebaran Dongkrak Pertumbuhan Elektronik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Momentun Ramadan dan Idul Fitri turut mendongkrak pertumbuhan penjualan elektronik di Jawa Tengah meningkat sebesar 20-30 persen. Lantaran ditunjang adanya pembayaran tunjangan hari...

Bank Bapas 69 Masuk Kategori Sangat Sehat

MUNGKID—Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang dinyatakan sebagai bank dengan posisi sangat sehat. Hal ini tidak lepas dari berbagai program yang...

Kerjakan Desain Pesawat Pesanan Perusahaan Asing

Bukan royalti yang kami cari. Kami berusaha memproduksi sebaik mungkin untuk memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Arfian Fuadi RADARSEMARANG.COM - Kakak-beradik asal Salatiga ini, Arfian Fuadi...

Antar OPD Harus Sinergi dalam Tingkatkan Layanan Wisata

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komisi B DPRD Kabupaten Wonosobo menerima audiensi Forum Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Wonosobo di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten...