33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Angkot Mogok, Muncul Gerakan Nebeng Gratis

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SALATIGA –Puluhan mobil dan sepeda motor pribadi di Kota Salatiga mendadak menjadi ‘angkutan’ bagi masyarakat umum. Para pemilik kendaraan pribadi ini rela mengantarkan pelajar atau pegawai yang kesulitan mendapatkan alat transportasi sebagai imbas mogoknya angkutan umum sejak Senin (21/8).

Gerakan dengan tagar #nebenggratis dan #antargratis muncul didasari keprihatinan masyarakat terhadap para siswa dan pekerja yang harus berjalan kaki karena tidak adanya alat transportasi. Tidak tanggung – tanggung, mobil yang digunakan untuk nebeng gratis ini juga beragam. Bahkan ada mobil mewah seperti sedan, double cabin, hingga komunitas elf. Selain itu, puluhan relawan dengan sepeda motor juga siap melayani pelajar.

Mobil dan motor relawan ini bergabung dan berkoordinasi juga dengan layanan transportasi dari pemkot, TNI dan Polri yang juga menyediakan kendaran untuk transportasi darurat. Setiap mobil dipasangi tulisan nebeng gratis di bagian depan. Sementara pemilik motor memasang stiker #antargratis di helm yang dipakai.

“Kami muter tiap pagi, karena keprihatinan dan juga pagi belum banyak kegiatan,” jelas salah sati relawan Agus Riyanto saat ditemui Rabu (23/8). Ia menyiapkan minibus Avanza di titik – titik yang biasanya digunakan angkot untuk mencari penumpang. Misalnya di bundaran Ramayana, Pasar Rejosari, serta pertigaan Klaseman.

Sayangnya, aksi relawan ini juga mendapatkan pertentangan dari pihak yang merasa keberatan dengan adanya transportasi gratis. “Ya memang ada oknum yang melarang, namun kita hanya memberikan bantuan, jika dilarang ya sudah,” imbuh Agus.

Selasa (22/8) lalu situasi Salatiga sempat memanas menyusul adanya aksi sweeping sopir angkot terhadap pengemudi ojek online. Aksi ini dilakukan di beberapa lokasi. Beberapa pengemudi motor ojek online di Salatiga ditangkap dan dihentikan oleh kru angkutan kota di beberapa kawasan dan diserahkan ke ke Kantor Satpol PP Salatiga. Mereka membuktikan jika ojek berbasis online tersebut masih beroperasional di Salatiga, meski sudah dilarang.

“Sweeping terpaksa kami lakukan karena operasional mereka tidak berizin dan telah dilarang oleh Pemkot Salatiga,” ujar salah satu sopir angkutan kota di Salatiga, Selasa (22/8) siang. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jembatan Simego Hampir Kelar

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sebentar lagi, warga Desa Simego Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan tak perlu menempuh jalur memutar melalui Kecamatan Paninggaran, untuk bisa ke Banjarnegara....

Kembangkan UKM, Beri Modal Lunak

BALAI KOTA – Pemkot Semarang akan memberikan pinjaman modal lunak dengan bunga rendah sebesar 3 persen kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah...

Pemkab Siapkan E-Perizinan dan E-Chip

UNGARAN–Perbaikan pelayanan perizinan di Kabupaten Semarang terus dilakukan. Hal itu, untuk lebih menarik minat banyak investor. Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan jika usaha perbaikan...

Lintasi Rel, Mobil CRV Ditabrak Argo Bromo

DEMAK-Kecelakaan kembali terjadi di jalur kereta api (KA) tanpa palang pintu di Desa Kuripan, RT 2 RW 2, Kecamatan Karangawen, Rabu siang (8/11) kemarin....

Ribuan Jamaah Hadiri Khaul Wali Joko

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Ribuan warga memadati peringatan Wali Joko, Wali Hadi dan Wali Abu Sujak  yang digelar di serambi Masjid Agung Kendal. Acara tahunan ini berbeda...

Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

RADARSEMARANG.COM, JEPARA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah mengajak mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara perangi politik uang. Komisioner KPU Jateng Muslim Aisha...