33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

VIVA LOYOLA!

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SOLO – Tim cewek SMA Kolese Loyola Semarang sukses menuntaskan misi mereka menjadi yang terbaik di Jawa Tengah setelah sukses merebut gelar Champion Honda DBL Central Java Series 2017.

Sebagai wakil dari North Region, Loyola sukses mengalahkan tim dari South Region SMKN 1 Karanganyar (Semeka One) yang juga berstatus sebagai tim juara bertahan Central Java Series dengan skor 50-42.

Dalam final party yang digelar di GOR Sritex Arena Solo, Selasa (22/8) kemarin pertandingan berjalan ketat sejak awal. Baik Loyola dan Semeka One tampil habis-habisan  untuk mencatatkan nama mereka dalam sejarah juara Jateng.

Di kuarter pertama Semeka One mengambil angka lebih cepat lewat Azka Zahro Nafiza (14), bahkan dengan start yang baik mampu unggul 6-0. Namun Loyola langsung mengejar hingga mebalikkan keadaan dan unggul 12-8.

Kuarter dua laga masih sengit dengan drive cepat dipertontonkan para pemain masing-masing tim hingga salip menyalip angka  terjadi. Loyola yang mantap secara strategi menutup  kuarter dua dengan keunggulan cukup jauh 28-17.

Pada kuarter tiga, coach Loyola Eko Widodo mulai melakukan rotasi. Mesin poin mereka, Monica Rasendria. Loyola tanpa pemain yang menjadi MVP Honda DBL Central Java Series 2017 itu kedodoran. Semeka One mengejar dengan tempo dan akurasi finishing yang mumpuni hingga akhirnya Loyola hanya berhasil unggul satu bola 33-31.

Ketatnya pertarungan kembali terasa di kuarter penentuan. Semeka One tidak mau mengalah begitu saja. Laga sengit terus dipertontonkan, hingga Semeka One mendekati Loyola dengan skor 40-45 pada tiga menit akhir pertandingan. Namun finishing Semeka One yang tidak maksimal membuat mereka harus merelakan kemenangan untuk Loyola dengan skor  50-42.

Juru taktik Loyola Eko Widodo mengatakan timnya bertemu dengan lawan yang sebanding pada Final Party tersebut. Bahkan, kata Eko tim lawan mampu membuat defense offense Loyola berantakan pada awal-awal pertandingan.

“Lawan tim bagus, kami dapat lawan yang sebanding. Dan harus diakui kami kalah pada fisik. Setiap pergantian babak kita kacau, entah para pemain ini lengah atau kurang fokus untung cepat diperbaiki,” pungkas dia.

Di kubu lawan, juru taktik Semeka One, Offi Hartanto merasakan betul bila timnya mendapatkan lawan yang kuat dari North Region. “Lawan lebih pintar baca permainan. Ketika mainkan strategi baru, mereka juga langsung bisa mengubah strategi. Tim kita kurang memanfaatkan offense pada kuarter tiga yang mungkin bisa membalikkan kondisi di lapangan,”  katanya. (dan/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PTN-BH Harus Masuk 500 PT Dunia

SEMARANG - Perguruan tinggi negeri (PTN) yang sudah berbadan hukum (PTN-BH), diharapkan mampu masuk 500 besar perguruan tinggi di dunia. Hal ini sesuai arahan...

Seperti Makan Di Negeri Sulap

NAMA menunya Mie Terbang. Ya, dalam penyajiannya, mie ini terlihat seakan terbang di atas piring dengan sumpit yang melayang. Inovasi menu unik ini dapat...

74 Santri Ikuti Training Motivasi

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Sebanyak 74 santri putra dan putri kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menggelar kegiatan Rumah Pembinaan dalam...

Diinjak Pendemo, Taman Jalan Pahlawan Rusak

SEMARANG - Taman di kawasan Jalan Pahlawan Semarang rusak parah akibat diinjak-injak para pendemo, Selasa (17/1) lalu. Hampir seluruh tanaman terdiri atas bunga ganyongan,...

Setahun, Tiga Kali Seleksi TKI ke Korea

SEMARANG- Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengharapkan agar seleksi penempatan TKI ke Korea yang semula dilakukan setahun sekali ditingkatkan menjadi...

BNN Sasar Penghuni Lapas Bulu

SEMARANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng menggelar tes urine kepada wrga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II A Semarang atau lebih...