33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

VIVA LOYOLA!

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SOLO – Tim cewek SMA Kolese Loyola Semarang sukses menuntaskan misi mereka menjadi yang terbaik di Jawa Tengah setelah sukses merebut gelar Champion Honda DBL Central Java Series 2017.

Sebagai wakil dari North Region, Loyola sukses mengalahkan tim dari South Region SMKN 1 Karanganyar (Semeka One) yang juga berstatus sebagai tim juara bertahan Central Java Series dengan skor 50-42.

Dalam final party yang digelar di GOR Sritex Arena Solo, Selasa (22/8) kemarin pertandingan berjalan ketat sejak awal. Baik Loyola dan Semeka One tampil habis-habisan  untuk mencatatkan nama mereka dalam sejarah juara Jateng.

Di kuarter pertama Semeka One mengambil angka lebih cepat lewat Azka Zahro Nafiza (14), bahkan dengan start yang baik mampu unggul 6-0. Namun Loyola langsung mengejar hingga mebalikkan keadaan dan unggul 12-8.

Kuarter dua laga masih sengit dengan drive cepat dipertontonkan para pemain masing-masing tim hingga salip menyalip angka  terjadi. Loyola yang mantap secara strategi menutup  kuarter dua dengan keunggulan cukup jauh 28-17.

Pada kuarter tiga, coach Loyola Eko Widodo mulai melakukan rotasi. Mesin poin mereka, Monica Rasendria. Loyola tanpa pemain yang menjadi MVP Honda DBL Central Java Series 2017 itu kedodoran. Semeka One mengejar dengan tempo dan akurasi finishing yang mumpuni hingga akhirnya Loyola hanya berhasil unggul satu bola 33-31.

Ketatnya pertarungan kembali terasa di kuarter penentuan. Semeka One tidak mau mengalah begitu saja. Laga sengit terus dipertontonkan, hingga Semeka One mendekati Loyola dengan skor 40-45 pada tiga menit akhir pertandingan. Namun finishing Semeka One yang tidak maksimal membuat mereka harus merelakan kemenangan untuk Loyola dengan skor  50-42.

Juru taktik Loyola Eko Widodo mengatakan timnya bertemu dengan lawan yang sebanding pada Final Party tersebut. Bahkan, kata Eko tim lawan mampu membuat defense offense Loyola berantakan pada awal-awal pertandingan.

“Lawan tim bagus, kami dapat lawan yang sebanding. Dan harus diakui kami kalah pada fisik. Setiap pergantian babak kita kacau, entah para pemain ini lengah atau kurang fokus untung cepat diperbaiki,” pungkas dia.

Di kubu lawan, juru taktik Semeka One, Offi Hartanto merasakan betul bila timnya mendapatkan lawan yang kuat dari North Region. “Lawan lebih pintar baca permainan. Ketika mainkan strategi baru, mereka juga langsung bisa mengubah strategi. Tim kita kurang memanfaatkan offense pada kuarter tiga yang mungkin bisa membalikkan kondisi di lapangan,”  katanya. (dan/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Karyawan RSI NU Ngaji Sufi Bersama Maulana Syekh Mustofa

DEMAK- Karyawan Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Demak kemarin menggelar ngaji bersama Maulana Syeh Mustafa Mas’ud, guru Sufi dari kalangan NU. Pengajian...

Upacara Hardiknas Harus Lewati ‘Jalur Offroad’

GROBOGAN – Tahun ini Pemprov Jateng sengaja menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan nuansa beda dari sebelumnya. Yaitu di pelosok desa Kabupaten...

Puluhan Senpi Diperiksa

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Puluhan senjata api (senpi), baik laras panjang maupun pendek, yang digunakan oleh personel kepolisian diperiksa oleh tim Provost Polres Magelang Kota,...

Sekaligus Bantu Sosialisasikan Bahaya Seks Bebas

Satu lagi, komunitas berdiri di Kabupaten Magelang. Sekelompok anak muda membentuk komunitas sahabat TNI-Polri atau disingkat Kombatpol. Organisasi ini konsen menangkal isu-isu radikalisme dan...

Pemkot Gelontorkan Rp 5 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Jalan Lodan Raya, Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara rusak cukup parah. Permukaan jalan di pinggir Kali Semarang itu banyak yang berlubang dan...

Rumah Tipe Menengah Paling Dicari

SEMARANG - Permintaan rumah baru, terutama untuk pasar konsumen kelas menengah cukup tinggi di kawasan kota Semarang. Rumah tipe menengah ini diminati pasar karena...