33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Sisihkan Uang Saku untuk Beli Miras

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KEBUMEN – Meski telah banyak meregang nyawa setelah menenggak miras, namun masih banyak yang tidak kapok. Sejumlah pemuda Kebumen masih ditemui mengonsumsi minuman beralkohol.

Tim Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Satuan Sabhara Polres Kebumen kembali menangkap basah sejumlah pemuda yang tengah menenggak miras di tempat umum. Total ada 17 pemuda yang diamankan tim Tipiring saat berpesta miras di dua lokasi berbeda akhir pekan lalu.

Kasat Sabhara Polres Kebumen AKP Krida Risantoselaku Kepala Tim Tipiring mengatakan ke-17 pemuda tersebut diamankan di kecamatan Gombong tepatnya di lapangan Manunggal dan bibir Waduk Sempor kecamatan Sempor.

“Tujuhbelas pemuda yang kami amankan, 15 di antaranya masih di bawah umur, dan 2 lainnya dewasa. Mereka yang dewasa akan menjalani sidang Tipiring. Untuk yang di bawah umur kita buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi,” terang Krida, Senin (21/8) siang.

Mereka yang sudah dinyatakan dewasa secara umur disidang dan dijerat denganPasal 13 ayat 2 Perda Kabupaten Kebumen No 3 tahun 2010 tentang miras.

Ada keterangan yang mengejutkan saat petugas memeriksa para pemuda ini. AK,14, warga Kecamatan Gombong mengaku sudah sering mabuk. Bahkan aktivitas mengonsumsi miras sudah dilakukan saat masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Kini AK telah kelas 8 SMP. Kepada petugas AK mengaku, jika punya uang pasti berpesta miras bersama teman-temannya. Karena masih sekolah, AK mendapatkan uang dari orang tuanya.

Uang jajannya disisihkan untuk membeli rokok dan miras.

Kendati masih sekolah, untuk menghadiri pemeriksaan dari pihak kepolisian, AK izin tidak masuk sekolah melalui temannya sekelas. Kepada teman sekelasnya AK berpamitan, tidak masuk sekolah untuk mengambil handphone. (*/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tambah Porsi Latihan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Tugu MudaU-9 akan jalani turnamen pertama di tahun 2018 pada Maret mendatang. Dalam turnamen ini tim...

Berkomunikasi Kembali Lewat Kesenian Tradisional

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pertunjukan seni rakyat diyakini masih menjadi media penyampaian informasi yang ampuh. Karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng  menggelar Forum...

Bentuk Posyandu Lansia di Desa Mundingan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatam (Stikes) Karya Husada Semarang, mengadakan kegiatan sosial di RW II Desa Mundingan, Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati...

Anyam Tali Temali Jadi Hiasan Cantik

RADARSEMARANG.COM - Tren seni menganyam atau macrame belakangan kembali naik daun. Keunikan hasil kreativitas dari anyaman tali temali banyak dimanfaatkan sebagai dekorasi rumah maupun...

Boris Brexit

Do or die. Orang Surabaya akan pilih 'or'.  Tapi Boris Johnson orang Inggris. Kelahiran New York. Ayah kakeknya orang Turki. Ibunya Amerika. Kakek ibunya...

40 Relawan ke Lombok

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Sebanyak 40 orang relawan gabungan dari Kodim 0707/Wonosobo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah berangkat ke Lombok...