33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Jadikan Desa Prampelan Sebagai Desa Budaya

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK- Ada yang menarik dalam peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, kemarin. Berbagai kegiatan digelar. Selain upacara 17 Agustus, juga disemarakkan dengan karnaval atau kirab budaya, serta pagelaran wayang kulit. Adapula pagelaran wayang orang (ketoprak).

Kepala Desa Prampelan, Subkhan Mukti mengatakan, desa yang dipimpinnya tersebut telah dijadikan sebagai desa budaya. Ini dilakukan agar budaya yang pernah ada dapat dilestarikan kembali.

Menurutnya, banyak bentuk budaya yang diciptakan leluhur kini tinggal cerita. Karena itu, melestarikan budaya leluhur tersebut menjadi kewajiban generasi penerus seperti sekarang ini. Dengan demikian, budaya tidak hilang ditelan zaman.

“HUT Kemerdekaan RI ini menjadi momentum yang tepat untuk mengajak semua warga lebih mencintai sejarah dan budaya yang ada,” ujarnya.

Kades Subkhan menambahkan, potensi Desa Prampelan banyak sekali yang belum terekspose. Baik terkait aktivitas ekonomi masyarakat maupun potensi lainnya. Selain pertanian, Desa Prampelan mempunyai potensi ekonomi home industry berupa pengasapan ikan, mainan tradisional otok otok serta potensi desa lainnya. Karena itu, kata dia, peringatan HUT RI tersebut dapat dimaknai dengan penuh jiwa nasionalisme.“Kita berupaya menjaga NKRI melalui kebersamaan, dan kerukunan dalam hidup damai dimasyarakat,” kata Subkhan.

Dengan  adanya berbagai kegiatan budaya tersebut, warga merasakan adanya kemajuan di desanya. Pembangunan desa juga terus digencarkan. Infrastruktur atau jalan desa maupun penghubung antar desa juga makin membaik. Betonisasi jalan turut memacu pertumbuhan ekonomi di Desa Prampelan. Ekonomi warga menggeliat. Apalagi, Desa Prampelan letaknya strategis dekat dengan jalan raya penghubung  Onggorawe-Mranggen. Jalur ini cukup menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi. (hib/sct/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Anwar Sekarang atau Nanti-nanti

Oleh: Dahlan Iskan Tidak memadai sama sekali. Yang pernah mengaku disodomi Anwar Ibrahim itu hanya dapat 82 suara: Mohd Sjaiful Bukhari Azlan. Yang maju sebagai...

Kembalikan Mood dengan Menggambar

RADARSEMARANG.COM - BERAGAM hal positif yang dapat dilakukan untuk melepas penat maupun mencurahkan perasaan dengan cara-cara yang elegan. Salah satunya menggambar, seperti yang ditekuni...

UPGRIS Dukung Pengembangan Curug Jeglong

KENDAL—Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui program pengabdian masyarakat mendampingi pengembangan wisata Curug Jeglong yang terletak di Dusun Jeplak Desa Bendosari Kecamatan Plantungan. Tidak hanya...

Pentingkah IPS Diberikan pada Siswa SD?

RADARSEMARANG.COM - ILMU Pengetahuan Sosial (IPS) penting bagi siswa SD karena di dalamnya memuat materi yang mempersiapkan dan mendidik siswa untuk hidup dan memahami...

Pensiun, Pemilihan Sekda Tanpa Lelang

RADARSEMARANG.COM, SOLO - Masa bakti Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Yulistianto sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera berakhir pada Juli mendatang. Pemkot...

Pramono Diminta Melengkapi Status Tanah

SALATIGA – Wali Kota Salatiga Yuliyanto meminta kepada keluarga Pramono, 38, warga Suko RT 09 RW 07, Kelurahan Sidorejo Lor untuk melengkapi surat hibah tanah...