33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Desak Tutup Perlintasan Kereta Sebidang

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Banyaknya kasus kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api (KA) sebidang di Jateng harus menjadi perhatian serius. DPRD Jateng meminta pemerintah bertanggungjawab untuk mencari jalan keluar terkait persoalan perlintasan KA sebidang ini. Sebab, masyarakat banyak menjadi korban akibat perlintasan KA sebidang.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso mengatakan, setidaknya tahun ini saja sudah ada 27 kasus kecelakaan. Bahkan, dalam beberapa kasus, semua korban meninggal dunia. Harusnya ada upaya konkret semisal membuat perlintasan tidak sebidang, flyover, atau underpass. “Jika memang tidak mampu tutup saja, atau minimal batasi agar tidak bisa dilewati kendaraaan roda empat,” katanya.

Ia meminta PT KAI lebih proaktif untuk mematok jalan-jalan ilegal. Karena banyak perlintasan sebidang di Jateng yang memliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Data dari Dinas Perhubungan Jateng, ada 1.303 perlintasan sebidang. Selain itu, di Jateng juga ada 1.091 perlintasan KA yang tidak dijaga dan 991 perlintasan tak berpalang pintu. “Dengan banyaknya kasus laka lantas di perlintasan sebidang, pemerintah terkesan melempar tanggungjawab. Sebab, dengan UU 23/2007 tentang perkeretaapian dianggap oleh pemda kewajiban pengamanan kereta pun menjadi tanggung jawab PT KAI dengan segala keistimewaan hak bagi kereta,” ujarnya.

Namun UU 23/2014 tentang Pemda menjadi alasan PT KAI bahwa pengamanan perlintasan sebidang ini menjadi kewajiban pemda menyesuaikan status jalan yang melewati. Jika jalan nasional kewajiban pemerintah pusat, jika jalan provinsi kewajiban pemprov, jika jalan kabupaten kewajiban pemkab. “Saling lempar ini menyebabkan semakin menjamurnya perlintasan sebidang ilegal,” tambahnya.

Kecelakaan maut sering terjadi di perlintasan non palang. Artinya sebenarnya di perlintasan ilegal dan bisa untuk ditutup langsung. Tetapi pemerintah pun dilema, mengingat banyaknya perlintasan ilegal yang memang dibutuhkan masyarakat. “Kalau secara aturan harusnya ditutup, itu jalan yang harus diambil pemerintah. Tapi memang satu sisi dibutuhkan,” kata anggota Komisi D DPRD Jateng, Abdul Aziz. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wing Kehormatan untuk Danpuspenerbad

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Komandan Pusat Penerbang TNI AD (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Besar Harto Karyawan menerima brevet Wi­ng Penerbang TNI AD (­Kehormatan), Kamis (4/1) kemarin. Pemberian brevet dilakukan...

Terpergok Bobol Apotek, Babak Belur Dimassa

RADARSEMARANG.COM, GROBOGAN – Percobaan pencurian oleh Wahyu Subroto, 45, di Apotek Mitra Sehat, Desa Klampok, Kecamatan Godong, diketahui oleh pemiliknya. Akibatnya, warga RT 2/RW...

Sukses Hidup Berbuat Baiklah pada Orang Tua

SEMARANG- Kunci sukses anak hidup adalah berbuat baik kepada orang tua. Caranya, dengan membangun pondasi ketauhidan yang baik, lalu berbakti kepada mereka. "Dalam Alquran (al-Isra:23-24)...

Ubah Mindset, Sampah Bisa Jadi ‘Mata Uang’

Reanes Putra Tito M mengembangkan bisnis sampah lewat sistem berbasis digital. Melalui startup yang dibuatnya, siapapun bisa ikut membantu menjaga lingkungan dengan menjual sampahnya...

Massa Pro dan Kontra Semen Gelar Aksi

SEMENTARA itu, ketika sidang berlangsung, di luar gedung kantor Dinas LHK Jateng di Srondol Kulon Kota Semarang, Kamis (2/2) kemarin, diwarnai dengan aksi dari...

Sudirman Beri Wejangan untuk Relawan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sudirman Said yang diusung Partai Gerindra, PAN, dan PKS mulai mengerahkan relawan yang tersebar di seluruh penjuru Jateng. Mantan Menteri Energi...