33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Bermanuver, Ganjar Sambangi Golkar

Bambang Pastikan Tak Maju Jika Tak Lewat PDIP

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Suhu politik menjelang Pilgub Jateng 2018 semakin panas saja. Gubernur petahana Ganjar Pranowo yang sudah mendaftar di PDIP diketahui melakukan manuver politik. Ganjar bertemu dengan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar di Jakarta, beberapa hari lalu.

Langkah Ganjar bertemu pengurus DPP tersebut dibenarkan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jateng, Iqbal Wibisono. Bukan tidak mungkin muncul skenario, Ganjar yang saat ini masih menjadi kader PDIP, akan diusung Golkar menjadi calon gubernur dalam bursa Pilgub Jateng 2018 mendatang.

Iqbal Wibisono menjelaskan, politik bisa dibilang sangat cair. Parpol punya hak untuk berkomunikasi dengan siapa saja. Termasuk dalam pencalonan gubernur mendatang. “Tidak menutup kemungkinan, siapapun bisa diusung Golkar,” terangnya, Senin (21/8).

Meski begitu, dia membeberkan, saat ini DPD Golkar, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jateng, masih mendukung Ketua DPD I Partai Golkar Jateng, Wisnu Suhardono sebagai bakal calon gubernur. Dia berharap, Wisnu masih menjadi pilihan prioritas DPP untuk menentukan jago Pilgub Jateng. “Tapi bagaimana pun, keputusan ada di tangan DPP. Kalau merekomendasikan Pak Wisnu, akan kami dukung. Kalau akhirnya rekomendasi jatuh di tangan orang lain, kami akan tetap tegak lurus,” paparnya.

Sebagai anggota partai, lanjutnya, sudah menjadi kewajiban mendukung keputusan DPP. Harapannya, siapa pun sosok yang akan diusung Golkar di Pilgub Jateng, harus didukung dan dimenangkan. “Kami sebagai anggota harus taat dan patuh. Tegak lurus,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardono masih belum tahu mengenai isi perbincangan antara pengurus DPP Golkar dan Ganjar tersrbut. Yang jelas, dia yakin, pertemuan tersebut membahas mengenai proses pelaksanaan dan pencalonan di Pilgub Jateng 2018 mendatang. “Artinya DPP punya kewenangan lebih dibanding DPD I (Jateng), tentunya mereka punya wacana yang lebih luas, saya tidak tahu pertimbangannya apa,” tegasnya.

Terpisah Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto memastikan Ganjar tidak akan mencalonkan diri jika tidak diusung PDIP. “Namun bahwa PDI Perjuangan dalam mengusung paslonnya ke depan akan berkoalisi dengan partai lain, tentu kesempatan tersebut terbuka, meski PDI Perjuangan secara aturan bisa mencalonkan paslonnya sendirian,” ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu. Setiap pendaftar penjaringan dan penyaringan bacagub-bacawagub di PDIP telah menandatangani pakta integritas akan mendukung siapapun calon yang diusung.

Menurut Bambang, Ganjar mau bertemu siapapun adalah haknya secara pribadi. “Tidak ada larangan dari siapapun Pak Ganjar mau ketemu siapa saja. Pak Ganjar paham dimana partai punya kewenangan dan Gubernur punya kewenangan,” tandasnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gelar Pengobatan Gratis Untuk Warga Korban Rob

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Rob yang terus melanda Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, memantik kepedulian para relawan, termasuk Dandim 0716 Demak, Letkol Inf Abi Kusnianto. Dandim mengatakan,...

Misi Revans Sahabat

SEMARANG - Kompetisi basket putri Indonesia akan memasuki seri ke 3 yang akan digeber Senin (17/4) hingga Sabtu (22/4) di GOR Sahabat, Semarang. Sebanyak...

Pernah Jadi Sopir Taksi, Sekuriti hingga Penjual Tusuk Sate

RADARSEMARANG.COM - Terlahir dari keluarga tak mampu, tak membuat advokat Sugeng Subagio hilang asa. Ia terus berjuang hingga kini mampu meraih kesuksesan dalam berkarir....

Tepergok Curi Burung, Sopir Angkot Dibekuk

SALATIGA – Warga Gamol menangkap Wahyu Nugroho, 39, sopir angkutan kota yang tinggal di Ki Penjawi Kelurahan Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Ia...

Masjid Harus Steril dari Politik Praktis

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Masjid harus steril dari kegiatan kampanye politik praktis di tengah berlangsungnya proses pemilihan kepala daerah (Pilkada). Karena itu, Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Farhani...

Semua Elemen Masyarakat Ikut Andil

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Menjadi sebuah pemandangan yang berbeda pada sore hari di lokasi pengecoran jalan di desa Bonomerto kecamatan Suruh kabupaten Semarang. Tampak terlihat...