33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Pasar Pagi Kaliwungu Dilalap Sijago Merah

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KENDAL—Puluhan kios dan ratusan lapak, maupun los pedagang di Pasar Pagi Kaliwungu Kabupaten Kendal, dilalap si jago merah Sabtu petang (19/8) kemarin, sekitar pukul 18.30. Belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun dari saksi mata memperkirakan kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Saksi mata melihat, jilatan api kali pertama muncul dari lapak bagian belakang. Yakni bagian los penjual sayur dan ikan.

Sri Pujiati, 55, salah seorang pedagang, mengaku tidak tahu persis asal sumber api. Setahu dia, api tiba-tiba menjulang tinggi dari bagian belakang. “Ini baru yang pertama kalinya Pasar Pagi Kaliwungu terjadi kebakaran,” kata dia.

Soekarji, saksi lainnya, mengatakan bahwa sumber api diduga kuat berasal dari kabel listrik di salah satu kios gerabah. Api muncul sekitar pukul 18.30. Kondisi angin kencang menyebabkan api dengan cepat membesar dan menyambar barang-barang di sekitarnya. Apalagi bangunan kios sebagian besar dari kayu, sehingga mudah terbakar. “Saya tidak tahu berapa kios yang terbakar. Perkiraannya, hampir seluruhnya terbakar,” katanya.

Lebih dari 10 mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk menjinakkan api. Namun saking banyaknya warga yang menonton, ditambah lokasi jalan pasar yang sempit, mengakibatkan mobil Damkar kesulitan melakukan pemadaman.

Selain itu, banyak pedagang di kios bagian tengah dan depan yang berusaha menyalamatkan barang dagangannya. Sehingga petugas Damkar tidak bisa leluasa memadamkan api.

Tragisnya lagi, petugas Damkar sempat kesulitan mendapatkan air lantaran dua hydrant berada di sisi pasar sempat macet. Bersyukur, akhirnya bisa terbuka, meski harus melalui proses yang cukup lama.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Subarso, mengatakan, pihaknya mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dan dibantu dua unit mobil pemadam dari Kota Semarang. “Kendal 2 unit, Kaliwungu, Boja, Weleri, Sukorejo masing-masing satu unit. Masih dibantu dari PT Asia Pasific Fiber (dua unit), PT Kayu Lapis Indonesia (dua unit), PT Rimba Partikel Indonesia (satu unit). Selain itu dua mobil damkar dari Semarang,” tuturnya.

Kebakaran tersebut menyebabkan ketersendatan arus lalu lintas dari barat dan timur. Puluhan kendaraan memadati jalan depan pasar untuk menyaksikan kebakaran tersebut.

Namun hal itu segera diatasi setelah Satlantas Polres Kendal menutup jalan di Sumberejo dari arah Semarang dan dari arah pertigaan Pos Pantes diarahkan menuju jalan lingkar arteri Kaliwungu. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...