33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Ruas Tol Bawen–Salatiga Operasional 28 Agustus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN–Jalan tol Semarang–Solo seksi III, tepatnya di ruas Bawen–Salatiga akan segera dioperasikan pada 28 Agustus 2017 ini. Pembukaan jalan tol yang memiliki panjang 17,6 kilometer tersebut bebarengan dengan dioperasionalkan jalan tol Kertosono – Mojokerto.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat membuka acara Festival Jalan Tol Bawen – Salatiga, Minggu (13/8) kemarin. “Kami akan operasionalisasi jalan tol Bawen-Tingkir mulai 28 Agustus bersamaan dengan jalan tol Kertosono-Mojokerto,” katanya.

Meski sudah diketahui kapan ruas Bawen–Salatiga akan dibuka, namun Basuki belum mengetahui secara pasti besaran tarif yang akan diberlakukan untuk tol tersebut. “Kalau tarif saya belum tahu. Nanti ditentukan dahulu oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol),” ujarnya.

Sementara untuk ruas Salatiga–Solo, Basuki menargetkan dapat dioperasionalkan pada akhir 2018 mendatang. “Jadi kami menargetkan jalan tol Semarang-Solo yang memiliki panjang 72 kilometer dapat tersambung dan dioperasionalkan pada akhir tahun 2018,” ujarnya.

Raus Bawen–Salatiga merupakan penghubung tol Semarang–Solo. “Untuk Salatiga–Solo saat ini pengerjaannya sudah mencapai 15 persen sejak awal tahun ini (2017),” katanya.

Sementara itu, untuk pembebasan lahan tol ruas Salatiga–Solo saat ini sudah mencapai 90 persen. Dijelaskan Basuki, adapun anggaran yang digunakan untuk pembangunan tol Semarang–Solo mencapai lebih dari Rp 7 triliun. “Jadi kalau dirata-rata, dana investasi perkilometernya yakni Rp 100 miliar,” katanya.

Direktur Teknik dan Operasi PT TMJ, Ali Zaenal Abidin dalam kesempatan tersebut menjelaskan hingga kini tarif dari tol ruas Bawen–Salatiga masih dalam kajian BPJT. “Kami mengusulkan Rp 1000 untuk ruas tol tersebut,” kata Ali.

Dioperasionalkannya ruas tersebut, mundur dari waktu yang ditentukan sebelumnya. Sedianya tol ruas Bawen – Salatiga dapat diopersionalkan pada Juli 2017, namun hingga kini pihaknya masih fokus pada beberapa perbaikan. “Perbaikan tersebut setelah adanya temuan dari tim kelaikan di lapangan,” katanya.

Meski begitu, secara umum konstruksi ruas Bawen–Salatiga memang tidak ada kendala. Catatan temuan yang harus diperbaiki oleh TMJ terhadap ruas tersebut yaitu beberapa guardrail harus ditambah. “Temuannya, beberapa ada yang kurang panjang. Itu akan segera kami selesaikan sebelum dioperasionalkan,” katanya.

Sementara itu, Dirut PT Jasa Marga, Desi Arryani menegaskan setiap pengguna tol nantinya dilarang berhenti sembarangan terutama di exit tol Tingkir Salatiga. Pasalnya, latar belakang pemandangan dari exit tol tersebut sempat menjadi viral di media sosial. “Dilarang keras berhenti sembarangan untuk berfoto. Selain sudah ada aturan tersebut, petugas jalan tol juga akan rutin patroli,” kata Desi. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Koin untuk Hidupkan Seni

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Teater Kita menggelar reuni lintas generasi mulai angkatan tahun 1992 sampai 2018. Dalam kesempatan tersebut, turut dilaunching koin seni, yang diharapkan...

Berkat Germas, Kesehatan Warga Jepara Meningkat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tingkat kepedulian warga Jepara akan pentingnya hidup sehat dari waktu ke waktu di nilai semakin meningkat. Hal itu terungkap dalam pertemuan...

Tekan Bullying Lewat Film Horor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tema film bullying yang masih banyak ditemukan di sekolah coba diangkat oleh sutradara Amar Mukhi melalui film Aib#Cyberbully. Mengusung genre psikologi...

PABBSI Jateng Gelar Liga di Kota Lama

SEMARANG – Pengprov Persatuan Angkat Besi, Angkat berat dan Binaraga seluruh Indonesia (PABBSI) Jateng akan kembali menggulirkan Liga PABBSI Jateng tahun ini. Lga akan...

Jenis Kelamin di KTP Masih Bisa Berubah

SALATIGA – Seluruh data yang terpampang di Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) masih bisa diubah. Termasuk data jenis kelamin juga bisa diubah setelah melalui...

Kewenangan Penyadapan Belum Maksimal

SEMARANG-Kewenangan penyadapan percakapan dan ulah nakal para hakim di pengadilan tampaknya belum bisa dirasakan secara maksimal oleh Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia. Padahal berdasarkan...