33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Mahasiswa Asing Belajar Bahasa Indonesia di UKSW

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SALATIGA – 29 peserta PIBBI dan COTI dari 10 universitas di Amerika dan Australia kegiatan Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) ke-71 dan Consortium for the Teaching of Indonesian (COTI) 2017. Acara secara resmi dibuka pembantu rektor IV Universitas
Kristen Satya Wacana (UKSW) Martha Nandari S. Handoko, di
Balairung Universitas (BU).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di depan seluruh peserta PIBBI dan COTI serta civitas akademika yang mengikuti Ibadah Senin. Dalam sambutannya, Martha Nandari mengharapkan seluruh peserta dapat menikmati program PIBBI dan COTI dengan baik.

“Saya berharap semua peserta bisa mengikuti program dengan baik. Kali ini, peserta PIBBI dan COTI juga dapat merasakan suasana Lebaran di Indonesia, khususnya di Salatiga,” imbuh Martha Nandari.

PIBBI dan COTI diselenggarakan oleh Language Training Center (LTC) UKSW. Direktur LTC UKSW Johanna Likumahuwa mengungkapkan, PIBBI ke-71 diikuti 17 peserta. “Dari tujuhbelas peserta PIBBI kali ini,
empatbelas adalah mahasiswa dari Australian National University, sedangkan tiga peserta lainnya adalah masyarakat umum dan mahasiswa di luar Australian National University,” terang Johanna.

Johanna menambahkan, COTI tahun ini diikuti 12 peserta, terdiri dari universitas di Amerika Serikat, yaitu dari Cornell University, University of California-Los Angeles (UCLA), Arizona State University, Northen Illinois University, University of Hawaii, University of Montana-Missoula, University of Michigan, University of Pennsylvania.

Tidak hanya belajar bahasa, peserta PIBBI dan COTI juga mempelajari budaya Indonesia. Dalam kesempatan kali ini, ada dua kelas budaya yang bisa dipilih, yaitu karawitan dan pencak silat. “Hasil belajar kelas budaya peserta PIBBI akan ditampilkan pada acara Siang Budaya pada 14 Juli mendatang,” imbuh Johanna.

PIBBI ke-71 akan berlangsung sampai 28 Juli 2017, sedangkan COTI akan berlangsung
sampai 9 Agustus 2017.  Berbeda dengan program PIBBI, mahasiswa Amerika peserta COTI akan
belajar bahasa Indonesia secara lebih mendalam. Selama mengikuti program COTI, mahasiswa akan belajar bahasa Indonesia dalam beragam topik seperti politik, keagamaan, ekonomi, budaya dan gender. Tidak hanya belajar dikelas-kelas, peserta juga akan mengadakan kunjungan ke berbagai tempat sesuai tema. (sas/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...