33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

244 Paket Pekerjaan Siap Lelang di ULP

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Pemkab Kendal terus mengupayakan percepatan pembangunan. Salah satunya dengan percepatan proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) agar bisa berjalan efektif. Hal itu, agar semua pekerjaan infrastruktur terutama fisik jalan dan jembatan bisa rampung sesuai target.

Sementara Sekda Kendal, Bambang Dwiyono menyampaikan sejauh ini seluruh paket pekerjaan fisik sudah siap lelang. Dari 244 paket pekerjaan yang ada di Kendal, semua sudah masuk di ULP dan sudah bisa diakses Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kendal.

“Dari 244 paket pekerjaan, 91 paket sudah dilelang saat ini sudah dikerjakan. Jadi realisasinya pekerjaan fisik sudah mencapai 30,55 persen dari target triwulan 35 persen,” katnaya, kemarin.

Dari 40 OPD di Kendal, tinggal beberapa paket pekerjaan yang telat yang akan di lelang di ULP. Di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD). “Tapi kami terus genjot, dan alhamdulillah sudah masuk ULP semua,” tuturnya.

Begitupun seluruh paket pekerjaan fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) yang berhubungan langsung dengan pekerjaan jalan dan jembatan telah masuk ULP semua. “Bahkan beberapa paket pekerjaan sudah kami kerjakan menjelang Lebaran lalu,” jelasnya.

Bambang meyakini, seluruh pekerjaan tahun ini bisa terselesaikan seluruhnya. “Semoga tidak ada kendala dalam proses lelang, sehingga bisa berhasil seluruhnya. Jadi begitu lelang selesai, langsung tanda tangan kontrak pekerjaan dan proyek bisa langsung dikerjakan sesuai waktu yang dikerjakan,” tambahnya.

Sementara Bupati Kendal, Mirna Annisa menyampaikan bahwa 2017 ini pemerintahaannya akan fokus untuk pembangunan infrastrutur. Baik, jalan, jembatan, bantaran, normalisasi sungai dan saluran drainase. Hal itu, menurutnya, kemajuan ekonomi sangat bergantung pada kondisi infrastruktur.

Makanya, pihaknya terus berupaya agar pembangunan jalan dan jembatan utamanya dapat segera dikebut. Sehingga jalan dengan kondisi buruk dapat segera diselesaikan. Salah satu upaya adalah meminta dinas terkait untuk segera melelang seluruh pekerjaan agar bisa segera dikerjakan.

Ia mengakui, jalan rusak di Kendal masih banyak. Untuk menyelesaikannya butuh anggaran yang besar dan tidak mungkin selesai dalam satu tahun ini. Makanya ia meminta agar masyarakat bersabar. “Pembangunan jalan ini, kami menggunakan skala prioritas. Jadi mana yang rusak parah dan memang sangat mendesak dilakukan perbaikan,” kata Mirna.

Mirna menjelaskan, dari data yang ada sedikitnya 300 kilometer dari total panjang jalan 770 kilometer, kondisinya sangat memprihatinkan. “Harapan kami pembangunan jalan bisa sesuai target. Sehingga 2019, jalan yang rusak sudah tertangani semua,” tandasnya.

Dari APBD Kendal 2017 khusus untuk infrastruktur dianggarkan lebih dari Rp 200 miliar. Jumlah anggaran itu dinilai sudah maksimal. Meskipun kebutuhan untuk perbaikan mencapai lebih dari Rp 1 triliun. “Tahun depan khusus untuk pembangunan jalan akan kami tambah anggarannya,” akunya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fasih Berbahasa Inggris Lewat Debat

RADARSEMARANG.COM - SELAMA Ini pelajaran bahasa Inggris hanya lewat mendengarkan, membaca, dan menulis. Siswa  jarang diajak untuk berbicara. Faktor penerapan kurikulum awal yang hanya...

Perbankan Terima Agunan Kios Milik Pemkot

”Saya heran, kenapa pihak perbankan memberikan kredit dengan jaminan kios pasar. Padahal kios pasar adalah aset milik pemerintah dan tidak bisa dijadikan agunan bank.” Fajar...

Kakek Cabul Dibekuk Polisi

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tidak tahan karena sering melihat korban menggunakan pakaian dalam, Rully Seolarso, kakek-kakek yang sudah berumur 65 tahun ini tega melakukan mencabuli...

Viral Edaran Memata-matai Masyarakat, BSSN: Itu Hoax Tahun Lalu

JawaPos.com - Belakangan santer tersebar edaran yang mengatas namakan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di jejaring media sosial (medsos). Isinya menyebut jika seluruh...

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK dengan Metode Group Investigation

RADARSEMARANG.COM - Salah satu keberhasilan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menyampaikan materi.Tidak semua guru dapat menyampaikan materi dengan baik...

Serap Aspirasi Konsumen Motor Suzuki

SALATIGA-Perkembangan dan inovasi produk sepeda motor (SPM) Suzuki tidak lepas dari aspirasi dan masukan dari konsumen. Salah satunya didapatkan melalui ajang Suzuki Bike Meet...