33 C
Semarang
Kamis, 29 Oktober 2020

Pernah Dihukum Kupas Bawang Sekarung

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

BERKARIR dari nol, membuat Asep Rochyadin, Head Chef Sahid Mandarin Hotel Pekalongan cukup menghargai profesinya. Apalagi selama berkarir banyak suka dukanya, terutama saat awal menjalani karir dalam dunia masak memasak.

Meski dari nol, Asep sudah memiliki darah dunia perhotelan yang menurun dari bapaknya yang kerja hingga pensiun di hotel. Bahkan yang memasukkan dirinya di hotel juga sang bapak.

Sejak drop out dari Akademi Pariwisata Indonesia jurusan F n B di Jogja, dirinya mengawali karir di Hotel Garuda Jogja tahun 1991 jadi helper.

Karirnya meningkat setelah pindah dari beberapa hotel, dilanjutkan ke Sheraton Hotel jadi Demi Chef (setara supervisior). “Selama saya berkarir dari bawah, sering dapat chef bule. Yang disiplinnya minta ampun. Salah sedikit saja dihukum berat,” ujarnya.

Diceritakan Asep, dari sekedar telat semenit, yang dihukum mengupas bawang sekarung, hingga berbagai ajaran unik ala chef luar negeri dalam dunia masak memasak. Dengan berbagai disiplin ilmu memasak dan ilmu manajemen yang luar biasa, Asep mencoba peruntungan di luar daerah. Bandung dipilih untuk merintis karir, sebuah Cafe dan Catering Singapura Cikampek jadi jujugan berikutnya. Dengan posisi yang cukup mentereng sebagai Head Chef.

Dapat tantangan juga jadi koki di Rig (Lokasi penambangan tengah laut), bapak 4 anak ini menyanggupi hingga 1 tahun 8 bulan. “Tugas saya di Rig, melayani pekerja tambang lepas pantai, milik perusahaan Genting Oil. Yang berlokasi di Laut China Selatan,” ujarnya.

Jenuh kerja di tengah laut, kembali ke dunia hotel. Kali ini, meratau ke Maluku tahun 2007 hingga 2017. Dengan bekerja di berbagai hotel berbintang.

“Selama karir di hotel, saya hampir pernah melayani semua presiden saat berkunjung ke Maluku. Dari era Soeharto hingga Jokowi. Setiap presiden memiki katakteristik sendiri, namun yang paling gampang adalah Jokowi,” sebutnya.

Di karirnya sekarang, Asep berharap suatu saat bisa dipercaya menjadi koki presiden RI 1, walaupun tidak tahu itu kapan. Namun dia tetap berambisi. Untuk itu, setiap waktu dirinya hobi mengulik menu tradisional nusantara dalam setiap sajian kuliner yang dibuat. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...