33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Pedagang Bikin Macet Jalan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Kondisi semrawut tampak di Pasar Gladak, Kaliwungu. Banyak pedagang yang menggelar lapaknya di tepi Jalan Kaliwungu-Boja. Praktis, jalur Kaliwungu-Boja tersebut semrawut setiap paginya.

Kesan semrawut, karena para pedagang dan pembeli berjubal di Jalan. Tak sedikit, para pembeli yang mencari cara praktis dengan membeli belanjaan sambil mengendarai motor. Atau memarkirkan kendaraannya di depan lapak tempat berbelanja. Hal tersebut menghambat arus lalu lintas.

Sarjono, 43, seorang pengunjung Pasar Gladak mengatakan bahwa bangunan pasar sudah selesai dibangun. Para pedagang sudah menempati lapak, tapi para pedagang sayur yang tidak kebagian lapak memilih berjualan di tepi jalan. “Masih banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan,” katanya, kemarin.

Hasilnya, setiap pagi terjadi kemacetan panjang lantaran banyak pedagang menggelar dagangannya sampai ke jalan-jalan. “Macet semakin parah dengan banyaknya truk galian c yang sudah beroperasi sejak pagi,” paparnya.

Hal itu diperparah dengan pengelolaan sampah yang tak tertangani maksimal. Yakni sampah pasar yang ditampung di tepi jalan. Hal tersebut menimbulkan kesan kumuh di sepanjang jalur pantura Kendal.

Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Syukron Samsul Hadi mengatakan bahwa para pedagang yang berjualan di tepi jalan akan ditata supaya pasar terlihat teratur. “Renovasi sudah dilakukan, makanya supaya kondisi pasar terlihat bersih dan tertata, para pedagang di tepi jalan akan kami tertibkan,” tuturnya.

Camat Kaliwungu, Dwi Cahyono menambahkan untuk tempat pembuangan sampah yang menumpuk di tepi jalan depan pasar, nantinya juga akan dibenahi.  Menumpuknya sampah tersebut sebenarnya sudah berusaha diatasi dengan menambah armada pengangkut sampah yaitu motor box roda tiga.

Namun, ternyata belum juga mampu mengangkut semua sampah. Pasalnya, masih banyak warga yang membuang sampah di tempat tersebut, sehingga sampah-sampah terus ada. “Jadi tidak hanya sampah pasar, tapi warga sekitar juga ikut membuang sampah di tepi jalan tersebut tersebut,” tambahnya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Diminta Tak Andalkan Twitter

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng diminta tak hanya mengandalkan media internal dan medsos dalam menyebarkan informasi terkait kebijakan. Sebab adakalanya kanal internal seperti twitter...

Pemkab Siap Kerjasama dengan Google

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi berharap para habaib dan kyai, untuk bisa mengikuti perkembangan zaman, termasuk salah satunya cara mempertahankan sistem pendidikan...

Desa Suruh Menuju Desa Modern

RADARSEMARANG.COM, SURUH – Desa Suruh Kecamatan Suruh dengan segala potensi dan program yang dimiliki tengah bergerak menuju Desa modern. Beberapa program unggulan di Desa ini...

Ajak Wajib Pajak Taat Aturan 

MUNGKID- Pemkab Magelang mengajak para wajib pajak untuk taat aturan. Terlebih pajak merupakan komponen pendapatan daerah terbesar untuk pembangunan. "Pajak adalah kontribusi wajib dari rakyat...

Bantu Optimalkan Potensi Wisata

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Kabupaten Magelang memiliki tiga potensi unggulan, yakni pertanian, industri, dan pariwisata. Ketiga sektor tersebut saling menguatkan dan mendukung, sehingga muncul sektor agrowisata juga...

Ajak Masyarakat Tanam Tanaman Obat Bermedia Wayang

Kreativitas memang tidak ada batasnya. Seperti yang dilakukan Syahilla Efriana bersama teman-temannya, mahasiswi FKM Undip. Mereka berupaya memperkenalkan tanaman obat kepada masyarakat dengan cara...