33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Menemukan Teman yang Senasib

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MENEMUKAN teman. Itulah yang dirasakan Mbah Kamso, 72 (bukan nama sebenarnya), lansia warga Magelang Tengah, Kota Magelang. Ia selama ini tinggal di Rumah Pemulihan Anak Bangsa. Kamso bercerita, hidup di Rumah Pemulihan Anak Bangsa sangat nyaman. Ia bisa bebas dan menemukan teman berbagi cerita. “Berbeda saat saya di panti jompo. Panti jompo tidak bebas, diatur dan selalu ketemu teman yang tidak mau berteman dan sombong.”

Setelah Lebaran, Mbah Kamso berencana membantu aktivitas Bapak Ari Windarti dan Ibu Woro di Rumah Pemulihan Anak Bangsa. “Kebetulan keahlian saya menjahit tersalurkan di rumah pemulihan. Bahkan, Pak Ari bisa membantu memasarkan hasil menjahit saya dan teman-teman untuk menopang kehidupan kami di rumah pemulihan,” cerita Mbah Yanto.

Menurut Kamso, ia berada di Rumah Pemulihan Anak Bangsa karena selama ini tidak dipedulikan anak-anaknya. Padahal, ia berasal dari keluarga berkecukupan. Harta bendanya habis untuk membiayai sang anak.

Selama tinggal di rumah pemulihan, Mbah Kamso dijamin makan oleh pengurus. Bahkan, pendamping rumah pemulihan, Ibu Woro selalu menanyakan kabar dan menemaninya ngobrol. “Tidak terasa, hampir enam bulan saya di sini, keluarga tidak ada yang menengok sama sekali.”

Cerita mengharukan juga disampaikan oleh Yanti, 40 (sebut saja begitu, bukan nama sebenarnya). Yanti janda anak satu asal Ambarawa, Kabupaten Semarang. Ia ditinggal pergi begitu saja oleh suaminya. Yanti mengaku kerasan dan betah di Rumah Pemulihan Anak Bangsa. Ia masuk ke Rumah Pemulihan pada Oktober 2016.

Selama di Rumah Pemulihan Anak Bangsa, Yanti ikut membantu keperluan semua penghuni. Seperti memasak dan bersih-bersih. Terkadang, pengurus juga memberikan dirinya pekerjaan sampingan kepada koleganya. “Saya juga membantu keterampilan membuat sarung bantal. Toh nanti hasilnya untuk bersama.” (agus.hadianto/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Realisasi Lebihi Target

SALATIGA – Realisasi pajak pada tahun 2017 sampai bulan November sudah mencapai Rp 46 miliar. Jumlah ini melebihi target yang dipasang Pemkot Salatiga sebesar...

Dititipkan di Rahim Wanita Lain, Hukumnya Haram

BAGAIMANA program bayi tabung dari pandangan agama Islam? Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Ahmad Rofiq, mengatakan, seseorang boleh melakukan program bayi...

Hendi Pastikan Genangan Banjir Teratasi

SEMARANG- Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, Kamis (16/11) malam, menyebabkan beberapa titik tergenang air. Pemerintah Kota Semarang pun bergerak cepat melakukan penanganan. Mulai...

Pelti Terus Kawal Atlet Potensial

SEMARANG - Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Jateng terus melakukan pemantauan atlet untuk persiapan PON Papua 2020 mendatang. Termasuk di ajang empat tahunan,...

Dini Purwono Blusukan ke Kebonharjo

SEMARANG- Bakal calon anggota DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dini Shanti Purwono, mulai getol menyapa warga Semarang yang dilakukan dengan cara blusukan...

God Bless Tampil Maksimal

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Band rock papan atas dan legendaris Indonesia, God Bless, membuktikan tajinya. Meski sudah berumur, bisa tampil maksimal layaknya band anak zaman...