28 C
Semarang
Jumat, 11 Juni 2021

Pedagang Bikin Macet Jalan

KENDAL—Kondisi semrawut tampak di Pasar Gladak, Kaliwungu. Banyak pedagang yang menggelar lapaknya di tepi Jalan Kaliwungu-Boja. Praktis, jalur Kaliwungu-Boja tersebut semrawut setiap paginya.

Kesan semrawut, karena para pedagang dan pembeli berjubal di Jalan. Tak sedikit, para pembeli yang mencari cara praktis dengan membeli belanjaan sambil mengendarai motor. Atau memarkirkan kendaraannya di depan lapak tempat berbelanja. Hal tersebut menghambat arus lalu lintas.

Sarjono, 43, seorang pengunjung Pasar Gladak mengatakan bahwa bangunan pasar sudah selesai dibangun. Para pedagang sudah menempati lapak, tapi para pedagang sayur yang tidak kebagian lapak memilih berjualan di tepi jalan. “Masih banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan,” katanya, kemarin.

Hasilnya, setiap pagi terjadi kemacetan panjang lantaran banyak pedagang menggelar dagangannya sampai ke jalan-jalan. “Macet semakin parah dengan banyaknya truk galian c yang sudah beroperasi sejak pagi,” paparnya.

Hal itu diperparah dengan pengelolaan sampah yang tak tertangani maksimal. Yakni sampah pasar yang ditampung di tepi jalan. Hal tersebut menimbulkan kesan kumuh di sepanjang jalur pantura Kendal.

Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Syukron Samsul Hadi mengatakan bahwa para pedagang yang berjualan di tepi jalan akan ditata supaya pasar terlihat teratur. “Renovasi sudah dilakukan, makanya supaya kondisi pasar terlihat bersih dan tertata, para pedagang di tepi jalan akan kami tertibkan,” tuturnya.

Camat Kaliwungu, Dwi Cahyono menambahkan untuk tempat pembuangan sampah yang menumpuk di tepi jalan depan pasar, nantinya juga akan dibenahi.  Menumpuknya sampah tersebut sebenarnya sudah berusaha diatasi dengan menambah armada pengangkut sampah yaitu motor box roda tiga.

Namun, ternyata belum juga mampu mengangkut semua sampah. Pasalnya, masih banyak warga yang membuang sampah di tempat tersebut, sehingga sampah-sampah terus ada. “Jadi tidak hanya sampah pasar, tapi warga sekitar juga ikut membuang sampah di tepi jalan tersebut tersebut,” tambahnya. (bud/ida)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here