33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Efisieni Kinerja, OPD akan Dievaluasi

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

KENDAL—Bagian Organisasi Setda Kendal akan melakukan evaluasi kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu dilakukan untuk melihat efisiensi kinerja yang ada di masing-masing OPD.

Kabag Organisasi Setda Kendal, Dwi Agus Lestari mengatakan berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, evaluasi kelembagaan dapat dilakukan untuk mengetahui kinerja dari masing-masing OPD setelah adanya penetapan nomenklatur baru.

“Evaluasi ini untuk mengetahui apakah penerapannya benar-benar telah sesuai dan berjalan dengan baik. Atau ada hal-hal yang perlu dilakukan perubahan dalam penyusunan kelembagaannya,” katanya, kemarin.

Ia mencontohkan dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang telah mengalami beberapa kali perubahan dari sebelumnya yang berada di bawah Dinas Ciptaru kemudian beralih ke Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) dan saat masuk ke dalam Satpol PP dan Damkar.

Sebenarnya, keberadaan Damkar bisa berdiri sendiri menjadi Dinas, jika pada waktu penilaian atau skoring memiliki nilai yang besar atau mampu memenuhi persyaratan yang ada. “Namun sepertinya hal tersebut baru terjadi di kota-kota besar saja, untuk Kabupaten Kendal, Damkar masih tergabung ke dalam dinas lainnya. Pada nomenklatur baru ini, mereka menjadi bagian dari Satpol PP,” paparnya.

Perubahan tersebut terjadi karena Damkar ternyata dinilai bukan bagian dari sebuah bencana alam, tapi lebih karena kelalaian manusia. Sehingga Damkar dikategorikan sebagai rumpun ketertiban dan keamanan atau sama dengan Tupoksi dari Satpol PP.

“Jadi perubahan Damkar dari bagian BPBD ke Satpol PP, terjadi karena rumpunnya mengalami perubahan. Hal yang sama sebenarnya juga menimpa bagian Humas, dimana sebelumnya merupakan bagian tersendiri dari Setda Kendal kini harus bergabung ke Diskominfo Kendal. Namun, kami akan melakukan evaluasi kelembagaan paling tidak satu tahun setelah pembentukan nomenklatur OPD baru, yang dilakukan pada Januari 2017 lalu. Sehingga baru akan dilaksanakan di Januari 2018 nanti,” ucapnya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penghasil Batako dan Paving

BERGAS – Desa Pagersari memang terkenal dengan produk batako dan paving. Ada sekitar 20 kepala keluarga (KK) di Desa Pagersari memiliki usaha pembuatan batako...

Tongkat Pengganti Kangen Tak Ketulungan

Oleh: Dahlan Iskan Tidak usah khawatir. Saya tetap olahraga. Tiap hari. Biar pun perjalanan ini belum juga berhenti. Dari hari ke hari. Di Amerika ini. Tentu...

Tak Cukup Bukti Bukan Berarti Hentikan Perkara

SEMARANG- Bos Hotel Baron Indah Surakarta, Ervin hadirkan ahli hukum pidana dari Universitas Sultan Agung Semarang (Unisula) R. Sugiarto dalam sidang gugatan praperadilan yang...

Belasan Ribu Warga NU Aksi Tolak FDS

KENDAL—Belasan ribu warga Nahdatul Ulama (NU) dan pelajar turun jalan menggelar aksi damai penolakan terhadap kebijakan lima hari sekolah atau Full Day School (FDS). Hadir...

Dua Pekan Jelang Puasa, Harga Pangan Naik

DEMAK-Lonjakan harga kebutuhan pokok terus mengalami peningkatan jelang bulan Ramadan. Pantauan Jawa Pos Radar Semarang di tempat Relokasi Pasar Mrangen, Kabupaten Demak, Selasa (9/5) kemarin, harga telur yang...

Dies Natalis Dihadiri Menaker Hanif  Dhakiri

SEMARANG - Puncak Dies Natalis Ke-47 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, akan digelar Kamis (6/4) hari ini dalam Sidang Senat Terbuka di Aula...