24 C
Semarang
Rabu, 21 April 2021

Petungkriyono Berbenah Sambut Pemudik

spot_img
spot_img

KAJEN-Menyambut liburan hari raya Idul Ftri 1438 H, pengelola objek wisata alam Petungkriyono berbenah. Di antaranya, melakukan perbaikan jalan yang rusak, memperbanyak rambu penunjuk arah, hingga pembuatan pintu gerbang objek wisata Petungkriyono dengan tulisan yang cukup besar yang dipasang di perbatasan dengan Kecamatan Doro.

Adanya pintu gerbang menuju objek wisata Petungkriyono, menjadikan tampilan Petungkriono semakin menarik. Bahkan untuk memanjakan para pemudik yang akan berlibur di Petungkriyono, pihak Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pekalongan mendirikan beberapa gardu pandang dan tempat peristirahatan yang ada di beberapa tempat selama perjalanan ke Petungkriyono.

Camat Petungkriyono, Agus Purwanto, mengungkapkan bahwa untuk menyambut wisatawan di Petungkriyono selama libur Lebaran, pihaknya sudah menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak, khususnya jalan menuju Petungkriyono.

Menurutnya, dari 30 kilometer Jalan Petungkriyono, hanya 7 kilometer saja yang mengalami kerusakan. Hanya pada beberapa titik jalan yang masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat. “Jalan rusak hanya beberapa titik, seperti jalan rusak di Curug Sibeduk, sekarang sudah diperbaiki dan kondisinya mulus,” ungkap Purwanto.

Camat Petungkriyono juga mengatakan bahwa untuk menambah daya tarik pengunjung, pihaknya membangun ikon Petungkriyono dengan ukuran raksasa, pintu gerbang sudah diganti dengan bentuk bambu raksasa. Pihaknya meyakini, hal itu akan menarik perhatian para wisatawan. Bahkan, sangat cocok untuk selfi.

“Tahun lalu jumlah kunjungan ke objek wisata alam Petungkriyono selama libur Lebaran mencapai 100 ribu orang. Kami memprediksi, tahun ini bisa lebih dari 200 orang pengunjung,” kata Purwanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pekalongan, Bambang Iryanto, menjelaskan bahwa tahun 2017 ini, pihaknya telah banyak berbenah dan memperbaiki banyak fasilitas umum, mulai dari jalan setapak menuju ke Curug Lawe, Curug Bajing, dan banyak tempat swafoto yang menarik. Bahkan, telah melatih para pemandu wisata, untuk menyambut para tamu atau pengunjung yang diperkirakan sebagian besar adalah para pemudik.

“Objek wisata alam seperti Curug Bajing dan Curug Lawe kini juga berbenah lebih baik, seperti memperbanyak fasilitas umum hingga dibangunnya jalan setapak dan tempat peristirahatan. Hal itu untuk memberikan kenyamanan para pengunjung,” jelas Bambang. (thd/ida)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here