33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

DPU Pasang 50 Lampu di Jalan Trengguli-Mijen

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Demak mendapatkan bantuan sebanyak 50 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU) dari Satker Perhubungan Provinsi Jateng. Lampu-lampu LED dengan daya 90 watt tersebut dipasang di ruas Jalan Trengguli hingga Mijen sepanjang 3 kilometer. Karena itu, ada 50 titik yang menjadi konsentrasi pemasangan lampu tersebut.

Kepala DPU Doso Purnomo melalui Sekretarisnya, Masrukh mengatakan bahwa lampu dipasang di tepi jalan raya antara SPBU Bakung sampai dengan Polsek Mijen. “Pemasangan lampu ini penting agar tidak gelap,” katanya, kemarin.

Selain untuk ruas Trengguli-Mijen, tahun 2018 pihaknya juga akan memperoleh bantuan lagi untuk penerang Jalan Gajah-Karanganyar. Seperti diketahui, Jalan Pantura Demak bagian timur sepanjang 15 kilometer ini jika malam gelap gulita karena kurang penerang jalan. Selain itu, titik lainnya yang butuh PJU adalah Jalan Sedo dan Jalan Lingkar Selatan Demak. Di jalan lingkar meski sudah ada lampunya, namun kadang ada yang rusak karena tertabrak kendaraan.

“Tentu, kami alokasikan bertahap. Sementara ini, ada alokasi anggaran Rp 3 miliar dibagi untuk PJU di 6 kecamatan. Yakni, Kecamatan Sayung, Karangtengah, Demak Kota, Wonosalam, Gajah dan Karanganyar,” ujar Masrukh.

Sedangkan, untuk perawatan saja butuh anggaran Rp 1 miliar. Dana tersebut antara lain untuk biaya mengganti trafo yang terbakar maupun mengganti lampu yang mati. Yang menjadi perhatian lainnya adalah jalur selatan Demak, antara Mranggen hingga Karangawen. Untuk menerangi jalan provinsi ini perlu dukungan anggaran juga dari pemerintah. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tekan Angka DO, Pastikan Ramah Anak

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Memastikan Ujian Nasional Sekolah Dasar (UNSD) berjalan lancar, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Kamis (3/5) kemarin, meninjau sejumlah SD, diantaranya SD N...

Simpel Elegan ala Jilbab Turki

RADARSEMARANG.COM - Turki, salah satu negara dengan akar Islam yang cukup kuat ini belakangan kembali memberikan pengaruh pada perkembangan industri fashion Indonesia, khususnya pada...

Maksimalkan Penjualan Hasil Pertanian

JAMBU – Produk pertanian menjadi salah satu penggerak roda perekonomian warga Desa Kuwarasan. Dengan hasil yang cukup banyak, hasil pertanian seperti durian, nangka, alpukat...

Kabupaten Kampar Ingin Tiru KIK

KENDAL–Bupati Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Aziz Zaenal ingin mendirikan kawasan industri di wilayahnya sebagaimana Kawasan Industri Kendal (KIK). Mengingat, Kampar memiliki kebun kelapa sawit...

Buruh Tetap Ngotot Minta UMK Rp 2,7 Juta

SEMARANG- Dewan Pengupahan Buruh Kota Semarang menegaskan, kalangan buruh tidak akan melakukan tawar-menawar mengenai usulan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Semarang sebesar Rp 2,7...