33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Puluhan Penderita HIV Terima Bantuan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNGARAN–Sebanyak 30 orang penderita HIV/AIDS (ODHA) menerima bantuan paket sembako dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang, Kamis (22/6). Pemberian bantuan dilakukan oleh Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) KPA Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha di lantai II Gedung PKK Kecamatan Bergas.

Pada kesempatan tersebut, Ngesti yang juga Wakil Bupati Semarang meminta para penderita untuk tetap hidup normal selayaknya warga lainnya. “Harus bersemangat untuk menjalani kehidupan yang normal. Jangan patah semangat dan teruslah mengkonsumsi obat yang telah dianjurkan oleh para pendamping,” ujar Ngesti.

Sampai saat ini ada 169 ODHA dalam pendampingan KPA Kabupaten Semarang. Mereka tersebar di seluruh kecamatan yang ada dan tergabung dalam dua kelompok dukungan sebaya. “Karena keterbatasan dana, baru 30 orang ODHA terpilih yang mendapat bantuan paket sembako dan tidak menutup kemungkinan penambahan jumlah penerima bantuan waktu mendatang,” katanya.

Guna mengumpulkan dana partisipasi dari masyarakat, lanjutnya, KPA akan melanjutkan Gerakan Seribu Manfaat (GSM) dengan menggandeng perwakilan KPA di tingkat kecamatan. “Jadi disetiap kecamatan nantinya akan disediakan kotak sumbangan untuk menampung partisipasi masyarakat yang peduli ODHA. Uniknya nominal uang yang diberikan adalah kelipatan Rp 1.000. Karenanya, dinamakan Gerakan Seribu Manfaat,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris KPA Kabupaten Semarang Puguh Wijoyo Pakuwojo menjelaskan bantuan yang diberikan merupakan kerja sama antara KPA dan BAZIS Kabupaten Semarang. Tujuannya membantu para ODHA memenuhi kebutuhan menghadapi Lebaran tahun ini. Selain itu juga memberikan dukungan psikologis agar mereka tetap memiliki semangat hidup. “Jangan sampai terjadi para ODHA itu merasa terpinggirkan dan terkucil. Jadi mereka tetap bisa menjalani kehidupan yang wajar dan tetap dalam pendampingan kami,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pencarian Fauzan Temui Jalan Buntu

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Tim Search and Resque (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal bersama warga masih melanjutkan pencarian terhadap Muhammad Fauzan, 9, warga...

Gadis Jogger

Trump menghidupkan lagi hukuman mati. Yang sebenarnya tidak pernah mati. Tapi sudah 15 tahun tidak pernah dilaksanakan. Hingga antrean untuk eksekusi kian panjang. Kini...

Perekonomian Belum Berdasarkan Pancasila

SEMARANG – Sistem perekonomian yang diterapkan Indonesia saat ini dianggap belum sesuai Pancasila. Salah satu indikatornya, setelah sekian tahun merdeka, kesenjangan si kaya dan...

Bisa Jadi Celah Browsing Situs Lain

MESKI menyandang sebutan kidz zaman now, bukan berarti anak sekarang bisa full akses ke semua peranti modern. Termasuk electronic book (ebook) alias buku digital. Psikolog...

Pemkot Ajak Siswa Lihat Bantuan untuk Korban Gempa di Lombok Timur

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini punya cara tersendiri untuk meningkatkan empati siswa-siswi di Surabaya. Dia mengajak mereka melihat dan menyerahkan bantuan secara langsung kepada...

Terkendala Terminal Bayangan 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kebijakan pemindahan Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang dan Penggaron yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang masih menemui banyak kendala. Permasalahan...