33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Perlunya Perbaikan Jalan Warga

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BUPATI Kendal Mirna Annisa sangat bagus mempunyai gagasan untuk menjadikan Kabupaten Kendal menjadi Permata Pantura dan tidak semata-mata menjadi kota lintasan. Menurutnya, Kendal sudah saatnya menjadi rujukan dan tujuan segala bidang seperti investasi, wisata dan kota pensiun. Saya berharap banyak Kabupaten Kendal menjadi daerah yang maju, salah satunya di bidang infrastruktur.

Untuk itu saya berharap kepada beliau untuk memperhatikan jalan penghubung Desa Gonoharjo Kecamatan Limbangan sampai dengan Desa Puguh Kecamatan Boja yang rusak parah untuk segera diperbaiki sepanjang 2-3 km selama bertahun-tahun. Jalan tersebut merupakan jalur alternatif masyarakat di Kendal untuk akses masuk ke Gunung Pati, Mijen dan Ungaran.

Sebenarnya jalan ini merupakan jalan utama bagi masyarakat yang setiap harinya selalu dilalui warga untuk berangkat-pulang bekerja, sekolah, wisata ke nglimut dan mobilitas lainnya.

Mumpung masih bulan Ramadan, mohon segera diperbaiki jalan tersebut. Mohon dipermudahkan kami, masyarakat dalam menuju tujuan masjid dan lain-lain dengan jalan yang mulus. Karena jalan tersebut sudah rusak lama hingga saat ini belum ada sentuhan ataupun perbaikan dari pemerintah daerah setempat.

Kerusakan jalan tersebut dikarenakan akibat kerap dilalui oleh mobil-mobil, truk-truk bermuatan berat dan kendaraan lainnya setiap hari pagi dan sore hari sangat ramai lalulintasnya. Di samping itu, kerusakan jalan juga disertai karena selokan kecil yang berada di pinggir sepanjang jalan tersebut tidak teratur dan lancar alirannya.

Warga setempat sudah berusaha memperbaiki jalan seadanya dengan cara menambal lubang-lubang jalan dengan tanah liat. Akibatnya, jika turun hujan deras air meluap keluar jalan menggenangi jalan sehingga aspal cepat mengelupas dan berlubang serta menjadikan jalan menjadi licin namun ketika musim kemarau banyak debu yang berterbangan ini sangat membahayakan bagi pengendara karena sudah banyak yang jatuh korban kecelakaan di jalan tersebut.

Jalan yang semula beraspal godok, kini hampir menyerupai sungai kering: berlubang dan banyak yang bergelombang. Warga setempat sejak lama sudah mengeluh akibat dari tidak nyamannya jalan yang dilalui dan lebih banyaknya spare-part kendaraan yang harus diganti cepat sebab sering kejeglong kalau lewat jalan tersebut karena harus melalui lubang jalan yang dalam. Mereka berharap jalan tersebut segera diperbaiki dengan cara diaspal goreng ataupun dibeton.

Ironisnya jalannya sekarang semakin tambah rusak belum ada perbaikan dari pemerintah setempat. Untuk itu kepada Pemerintah Kabupaten Kendal beserta pejabat yang berwenang Dinas Bina Marga Kendal mohon segera disurvei dan diperbaiki jalan tersebut karena kondisi jalan yang sudah rusak. Terima Kasih Atas perhatiannya. Semoga amal baik anda dibalas sama yang Maha Esa. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lelaki Pertamaku, Kumpulan Cerita Perempuan Tentang Ayah

SEKUMPULAN penulis yang tergabung dalam komunitas Hidup Ini Indah Beib (HIIB) kembali menerbitkan buku. Labelnya kali ini, Lelaki Pertamaku. Buku itu berkisah tentang ayah-ayah...

‘Bung Karno’ Kejutkan Warga

MAGELANG–Ada yang menarik sekaligus menggelitik pada karnaval pembangunan Kota Magelang, Sabtu (26/8) lalu. Beberapa penonton mendadak kasak-kusuk. “Eh itu ada Bung Karno! Mirip ya,”...

Gratiskan Cuci Ragam Peralatan Ibadah

RADARSEMARANG.COM - Jika sebagian besar orang membuka bisnis dengan tujuan meraup keuntungan, Indahyani menambah tujuannya menjalani bisnis untuk mencari berkah. Sudah setahun ini, ia...

Gerindra Dekati Kalangan NU

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jateng mencoba mendekati figur dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Calon Wakil Gubernur Jateng, mendampingi...

PSIS Dihantui Jadwal Padat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Gelaran Liga 1 musim 2018 tampaknya bakal menjadi musim yang cukup berat bagi tim PSIS Semarang. Selain menjadi musim perdana di...

Pesona Batik Hanafi Wiradesa

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi telah didapuk menjadi duta batik warna alam. Bupati juga telah mempromosikan batik warna alam Kabupaten Pekalongan di...