33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Menanam Pohon Berbuah Yaqut di Surga

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

JIKA pernah berkunjung ke Puncak Bogor beberapa tahun lalu tentu kondisinya belum sepanas seperti sekarang ini. Ataupun jika melihat langit Jakarta selalu mendung tapi tidak turun hujan, apakah itu akumulasi polusi kendaraan bermotor dan gas buang industri? Rob pun selalu menggenangi pesisir utara Semarang seperti tidak mengenal musim.

Banyak penelitian memublikasikan bahwa penyimpangan penataan ruang/wilayah menyebabkan maraknya alih fungsi lahan. Daerah resapan air di hulu beralih dari hutan menjadi lahan pertanian sedangkan lahan pertanian di daerah hilir berubah menjadi kota satelit. Dampaknya, alam yang tidak lagi hijau ini telah mengubah iklim dengan pancaroba yang semakin tak pasti.

Sebenarnya, apakah tidak disadari bahwa telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan manusia? Walaupun hanya sedikit mengetahui, mengapa tidak belajar dari kehidupan di surga? Surga penuh dengan pohon-pohon sebagai segala sumber mata air yang memancar dan yang mengalir.

Semua orang tahu bahwa bernaung di bawah pohon akan terasa sejuk dan nyaman. Karena akar, batang, cabang, dan daunnya menyimpan air dan menghasilkan banyak oksigen. Jika banyak ditanam akan dapat menyejukkan sebuah rumah, kota, bahkan dunia.

Tidak usah terlalu jauh berniat menyelamatkan lingkungan dengan menanam pohon di sepanjang garis pantai atau di lahan kritis. Mulai dengan menanam pohon di lingkungan terkecil. Paling gampang menanam jenis pohon yang berbuah untuk menghijaukan tempat tinggal, seperti Delima, Pepaya, Pisang, Jeruk, dan Belimbing.

Tempat tinggal yang teduh, hijau, dan asri akan meningkatkan value dan estetika. Buahnya pun dipetik untuk menjamu tamu, diberikan kerabat dan tetangga dekat. Tentu dapat mempererat tali persaudaraan dan keakraban, tampak bahwa manfaat menanam pohon begitu luas untuk hubungan sosial.

Jika memiliki lahan/pekarangan bisa ditanami tanaman berkayu seperti Jati, Sengon, Mahoni, dan Sonokeling. Kayu dapat dipanen, budi daya lebah madu, tanaman herbal dan umbi-umbian dapat diterapkan di dalamnya. Secara ekologi meningkatkan penutupan lahan pada lahan kosong. Secara ekonomi menambah income keluarga dan dapat melatih jiwa wirausaha.

Dapat dibayangkan bahwa lahan kosong tidak terawat jika ditanami dengan pohon dapat menciptakan lingkungan baru bagi makhluk hidup lain. Kita telah bersedekah kepada alam, memberi makan dan tempat tinggal mahkluk hidup. Sebuah investasi berbuah kebaikan yang akan mendapat penggantinya di surga yang terbuat dari Yaqut; permata berwarna merah.

Seperti pohon di surga yang akar-akarnya menjulang ke angkasa sedangkan cabang-cabangnya yang penuh buah menjulur ke bawah agar mudah dipetik dan dimakan, segala manfaat pohon sebenarnya diberikan sebesar-besarnya untuk kehidupan manusia. Laju infiltrasi air laut dapat dicegah agar kita tetap bisa menikmati air layak diminum. Kencangnya angin laut dapat ditahan agar rumah-rumah di dekat pantai tidak roboh.

Ikan-ikan di bawah akar mangrove pun menjadi sumber pangan. Sedangkan barung-burung yang terbang di atas pepohonan mangrove yang hijau merupakan panorama yang dinikmati manusia sebagai obyek daya tarik wisata pantai.

Uniknya, menanam pohon tidak memandang suku, bangsa dan budaya. Laki-laki dan perempuan dapat beremansipasi menanam pohon bahkan membuat sebuah hutan. Mencintai tanah air dengan menanam pohon adalah hal yang baik. Menjadikan pohon sebagai pelindung tanah dan air untuk diwariskan kepada generasi penerus adalah hal yang lebih baik. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...