33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Jumlah Rakaat dalam Salat Tarawih

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Assalamualaikum Wr. Wb. Bapak Kyai Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag yang saya hormati, dalam pelaksanaan shalat Tarawih, kita sering jumpai jumlah rakaatnya berbeda-beda. Ada yang melaksanakan 8 rakaat, 23 rakaat, bahkan ada yang lebih. Bagaimana pelaksanaan ibadah shalat Tarawih yang sebaiknya kita kerjakan ? Contoh, saya pernah mengikuti shalat tarawih 23 rakaat yang imamnya membaca bacaan shalat terlalu cepat sehingga tidak membuat khusyuk. Bagaimana tentang hal ini ? terimakasih

Arifin, 085740241XXX di Semarang

Waalaikumsalam Warahmatullah Bapak Arifin yang saya hormati dan di muliakan Allah. Terima kasih atas pertanyaannya. Bapak benar. Jumlah rakaat shalat tarawih yang dilakukan umat Islam sejak masa Nabi dan sahabat-sahabat serta murid-murid sahabat berbeda-beda.

Diriwayatkan bahwa Nabi SAW. Pada mulanya keluar ke masjid untuk melaksanakan shalat tarawih. Sahabat-sahabat beliau yang mengetahui hal tersebut, mengikuti Nabi SAW. Pada malam kedua jumlah mereka bertambah, dan pada malam ketiga jumlah jamaah semakin bertambah  sampai-sampai memenuhi masjid. Malam ke empat Rasul tidak ke masjid hingga tiba waktu shalat shubuh, kendati ketika itu para sahabat memberi isyarat kepada Nabi agar beliau keluar. Setelah shalat shubuh beliau menyampaikan bahwa: Aku mengetahui bahwa kalian mengharap aku keluar shalat, tetapi aku takut, shalat malam ini diwajibkan atas bkamu lalu kamu tidak mampu (karena itu aku tidak keluar).”

Diriwayatkan juga bahwa pada ketiga malam itu Nabi shalat 8 rakaat, kendati demikian, shalatnya cukup lama. Riwayat lain menyatakan bahwa sepulang beliau ke rumah, beliau melanjutkan shalat. Umar ibn Al-Khaththab menjadikan salat tarawih dua puluh rakaat. Tidak seorang sahabat pun keberatan atas jumlah ini. Tentu saja mereka mempunyai alasan. Di banyak negeri Islam juga demikian, paling tidak dengan alsan bahwa Nabi Saw. memerintahkan untuk mengikuti sunnah beliau dan sunnah Khulafa’ ar-Rasyidiin. Para sahabat yang tinggal di Mekkah ketika itu melakukan shalat tarawih dan setiap selesai emapat rakaat mereka melakukan thawaf. Nah, di Mekkah, khususnya pada pemerintahan Umar ibn al-Aziz (111 H), beliau menganjurkan agar melaksanakan shalat empat rakaat tambahan sebagai ganti thawaf itu, dan sejak itu di beberapa negeri Islam, shalat tarawih dilakukan sebanyak 32 rakaat.

Semua InsyaAllah benar, karena masing-masing memiliki dasar pemikiran. Ulama juga memperkenalkan apa yang diistilahkan tanawu’ al-‘Ibdah, yakni keragaman cara beribadah yang diajarkan atau dipraktikkan Nabi SAW. kesemuanya benar, InsyaAllah. Memang dalam rincian ibadah yang ditanyakan bukan “Berapa hasil penambahan lima tambah lima” karena yang ini jawabannya hanya satu, yakni sepuluh, tetapi yang ditanyakan “Sepuluh hasil berapa tambah berapa.” Bapak tahu bahwa untuk ini sekian banyak jawaban yang benar. Wallahu A’lam, sekian jawaban dari saya, semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. (*/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Indonesia Darurat Pernikahan Dini

SEMARANG - Indonesia sudah darurat pernikahan dini. Dari data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, satu dari sembilan anak perempuan menikah di bawah usia...

DF – Kesdam IV Gelar Baksos Gratis

KENDAL-Keterbatasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan mendorong Djarum Foundation bekerjasama dengan Kesdam IV/Diponegoro menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Gratis di beberapa tempat di wilayah...

Panwas Beri Teguran Keras Kadus

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Pelanggaran kampanye oleh perangkat desa kembali terjadi pada proses Pilkada Magelang 2018. Kali ini dugaan pelanggaran dilakukan oleh Kepala Dusun (Kadus) Slokopan...

Matematika Bukan Sekadar Hitungan

RADARSEMARANG.COM - MATEMATIKA identik dengan hitungan yang dipenuhi rumus dan angka. Tidak dapat dipungkiri bahwa mengajar matematika berkaitan dengan fakta, prinsip, konsep dan prosedur...

Kepala Daerah Tak Perlu Iuran untuk Parpol

SEMARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendorong pemerintah mengkaji rencana pendanaan partai politik (parpol) sebesar Rp 5 triliun. Tujuannya agar parpol dapat mencari...

Godok Strategi Tanggulangi Kemiskinan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Upaya untuk menanggulangi kemiskinan terus dilakukan Kemarin diadakan diskusi tematik bertajuk Review Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah dalam Konteks Review RPJMD Kota...