Tepergok Mencuri, Dimassa Warga

377
DIAMANKAN : Salah satu pelaku pencurian motor diamankan anggota Polres Batang untuk mengindari amukan warga yang masih tidak terima wilayahnya kemalingan. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN : Salah satu pelaku pencurian motor diamankan anggota Polres Batang untuk mengindari amukan warga yang masih tidak terima wilayahnya kemalingan. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Dua pemuda yang mengaku warga Depok Kabupaten Batang, menjadi bulan-bulanan warga Kramat Kelurahan Proyonanggan Selatan Kecamatan Batang, setelah tepergok mencuri sepeda motor di sebuah rumah, Senin (19/6) kemarin. Beruntung anggota polisi segera datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku, sehingga nyawa korban masih tertolong.

Saksi korban, Iwan, 29, pemilik rumah saat dimintai keterangan di Mapolres Batang, mengatakan bahwa dirinya melihat tiga pelaku berboncengan sepeda motor berhenti di depan rumahnya. Kemudian, salah satu pelaku curanmor, Haryono, 27, turun dari sepeda motor dengan perilaku mencurigakan. Awalnya duduk di teras rumahnya.

Meski begitu, Iwan masih belum merasa curiga, pelaku dikira orang mabuk biasa. Dirinya tetap memantau di dalam rumahnya, karena kacanya nako. Para pelaku ditengarai tidak mengetahui jika ada orang di dalam rumah. Namun sejurus kemudian, pelaku berhasil membawa motor korban Honda Matic dengan nopol G 6860 BV atas nama Imaroh adiknya.

“Saat itu, pelaku menoleh ke kanan dan ke kiri melihat kondisi lingkungan. Saya yang sudah menaruh curiga terhadap dua pelaku, terus mengawasi gerak-gerik mereka. Ternyata benar, kemudian menuntun sepeda motor milik adik saya untuk dibawa pergi,” katanya.

Mengetahui kejadian itu, dirinya langsung keluar rumah dan bertanya kepada pelaku mau diapakan motor adiknya. Selain itu, langsung berteriak maling yang kemudian didengar oleh warga. Warga yang melihat peristiwa itu, langsung mendatangi dan menghajar pelaku hingga babak belur. Untung dalam waktu yang tidak lama, petugas kepolisian datang dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke Mapolres Batang.

Sayangnya satu pelaku yang membonceng motor langsung lari ke arah utara, begitu mengetahui temannya dimassa. Bahkan motor untuk berboncengan Yamaha Vixon dengan nopol G 6939 DL ditinggalkan begitu saja di lokasi.

Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan bahwa saat ini kedua pelaku sudah diamankan oleh polisi untuk dimintai keterangan. “Pelaku sempat dihajar massa sebelum polisi datang. Selain mengamankan dua tersangka, yaitu Haryono, 29, dan Lutfhi Arsyad, 25, keduanya warga Desa Depok, kami juga mengamankan barang bukti kejahatan dua sepeda motor,” katanya.

Tersangka Haryono, saat dimintai keterangan di Mapolres mengaku dirinya tidak sadar saat melakukan pencurian sepeda motor milik korban, karena sedang mabuk. Saat dimintai keterangan, kedua pelaku juga mengaku masih dalam keadaan mabuk, sehabis pesta minuman keras (miras) bersama rekan-rekannya.

“Semula saya tidak ada niat untuk mencuri. Akan tetapi, saat melintasi Jalan Raya Kramat Kuncen Proyonanggan, saya dapat ide turun untuk mencuri motor. Karena kondisi lingkungan sepi dan pemilik kelihatannya tidak ada di rumah,” ucapnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here