Kunjungi Zaenab, Bupati Beri Bantuan

BANTUAN KESEHATAN : Penderita tumor kulit, Zaenab saat dikunjungi Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANTUAN KESEHATAN : Penderita tumor kulit, Zaenab saat dikunjungi Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Bupati Wihaji dan Wakil Bupati (Wabup) Suyono bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkunjung dan menyerahkan bantuan kesehatan kepada Zaenab, penderita kanker kulit dari Dukuh Bleder Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman Batang, Minggu (18/17) kemarin.

Rombongan datang ke rumah Zaenab, sebelum melaksanakan tarawih keliling di Masjid Al Ikhlas di Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman. Sebagai penyayom masyarakat, bupati memberikan dukungan kepada Zaenab atas penyakit yang sudah dideritanya sejak lama.

Perempuan 41 tahun ini, menderita penyakit kanker kulit sejak balita yang tidak kunjung sembuh, justru semakin menjalar ke seluruh bagian tubuhnya. Benjolan seperti kutil dengan ukuran besar itu, pernah dua kali dioperasi. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

Bupati Batang Wihaji mengaku mengetahui kondisi Zaenab setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. “Saya selaku kepala daerah ingin melihat kabar berita tesebut. Ternyata kondisinya sangat memprihatinkan. Kondisi fisiknya dipenuhi benjolan sejak kecil,” ucap Wihaji.

Pada kesempatan tersebut Bupati Wihaji yang didampingi Wabup Suyono atas nama Pemkab Batang memberikan bantuan kepada Zaenab. Tak hanya itu, bupati juga menawarkan untuk dilakukan tindakan operasi lagi agar benjolan benjolan di sekujur tubuhnya bisa diangkat.

Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Batang dr Hidayah Basbet, penyakit yang diidap Zaenab bukanlah penyakit menular. Persoalannya, penyakit tersebut membawa efek pada sosial kemasayarakatan. Terkadang secara sosial, masyarakat justru menyingkirkan dan mengasingkannya, karena takut tertular. Namun dapat dipastikan, penyakit tersebut tidak menular.

“Ini bukan penyakit menular. Untuk itu, kami mohon supaya ibu Zaenab jangan diasingkan dan disingkirkan. Tadi saya sempat bersalaman dengan beliau tidak apa-apa,” ucapnya. (han/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here