Arto Moro Santuni Panti Asuhan Cacat Ganda

442
BAKTI SOSIAL: Dirut BPR Arto Moro, Radianto SH, didampingi Dr Subyakto SH, MH, MM bersama sejumlah karyawan menyerahkan santunan ke Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah yang diterima oleh Ibu Neneng, mewakili pemilik panti, Ibu Rahma Faradila. (ISTIMEWA)
BAKTI SOSIAL: Dirut BPR Arto Moro, Radianto SH, didampingi Dr Subyakto SH, MH, MM bersama sejumlah karyawan menyerahkan santunan ke Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah yang diterima oleh Ibu Neneng, mewakili pemilik panti, Ibu Rahma Faradila. (ISTIMEWA)

SEMARANG—Menjelang Lebaran, jajaran direksi dan manajemen BPR Arto Moro Semarang, akhir pekan lalu, menyantuni penghuni Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah yang berlokasi di Jalan Tlogomulyo. Santunan diterima secara simbolis oleh Ibu Neneng, mewakili pemilik panti, Ibu Rahma Faradila. Santunan diserahkan oleh Dirut BPR Arto Moro, Radianto SE disaksikan Komisaris Utama BPR, Dr Subyakto SH, MH, MM dan jajaran manajemen. Penyerahan santunan wujud pengabdian dan kepedulian BPR Arto Moro kepada masyarakat sekitar.

Radianto berharap, santunan tersebut bisa membantu meringankan pengurus panti dan bermanfaat bagi anak-anak penghuni panti asuhan. Pemilihan Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah, kata Radianto, karena kompleksnya persoalan yang harus dihadapi oleh pengurus dan pengelola Al-Rifdah dalam mengurusi anak-anak cacat ganda. Komisaris Utama BPR Arto Moro, Dr. H. Subyakto, SH, MH, MM selaku pemegang saham pengendali yang juga mengikuti kunjungan tersebut, mendukung kegiatan sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh jajaran manajemen.

Menurut Subyakto, kegiatan sosial seperti itu bisa menumbuhkan empati dan kepedulian sosial kepada sesama. “Pada akhirnya, perusahaan mengharapkan pengurus dan karyawan bisa lebih produktif lagi sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan kesempurnaan fisik dan mental kepada kita semua,” kata pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dua periode itu.

Subyakto juga mengapresiasi kepedulian Ibu Rahma Faradila, selaku pendiri Al-Rifdah. Menurut Subyakto, kepekaan sosial dan kegigihannya dalam mengelola panti dan mengurus anak-anak cacat ganda, patut menjadikan perhatian semua pihak. Baik pemerintah maupun kalangan swasta, dan pribadi-pribadi yang peduli kepada masalah sosial kemanusiaan sebagai lahan untuk beribadah. “Bagi PT BPR Arto Moro, apa yang dilakukan oleh direksi dan karyawan, merupakan bagian dari semangat/tagline perusahaan: mengabdi, melayani, memberi solusi.” (isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here