RNI 2017 Targetkan Produksi Gula Pasir 316 Ribu Ton

701
Bantuan- Direktur Utama RNI B Didik Prasetyo, secara simbolis menyerahkan bingkisan ramadhan kepada warga pra sejahtera

SEMARANG-PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menargetkan tahun 2017 menargetkan produksi gula pasir mencapai 316.000 ton. Peningkatan volume produksi gula pasir tahun ini seiring dengan iklim yang mulai membaik.

“Target volume ini sama dengan  tahun 2015 lalu. namun untuk tahun 2016, volume produksi mengalami penurunan yakni 283.000 ton, karena iklim yang kurang bagus,” jelas Direktur Utama RNI B Didik Prasetyo, kemarin disela-sela penyerahan 1.500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Masjid Atthohiriyah, Pondok Pesantren Addainuriyah 2, Semarang.

Diharapkan target tahun ini bisa tercapai, mengingat  iklim tahun ini berjalan  normal dan kondisi pabrik siap produksi. “Jadi volume produksi kami tingkatkan,  sampai dengan akhir musim giling,” katanya.

Menurut dia, musim giling sudah dimulai sejak bulan Juni dan diprediksikan selesai pada bulan Oktober-November. Sampai saat realisasi target baru mencapai 3.000 ton.

Mengenai kerja sama dengan petani, dikatakannya, masih sama dengan tahun sebelumnya yaitu dengan menerapkan sistem bagi hasil. Untuk tahun ini sistem bagi hasil yaitu 66 persen untuk petani dan sisanya untuk pabrik gula.

Produksi gula pasir untuk eilayah Jateng saat mampu memberikan kontribusi 35 persen dari total omset RNI. Sedangkan untuk harga relatif lebih stabil dan cenderung mengalami penurunan.

Penjualan gula masih bersifat ritel, namun  ke depan pemerintah menginstruksikan agar hasil produksi gula pasir seluruhnya dipasok ke Perum Bulog. Sedangkan harga disesuaikan dengan mekanisme pasar, dan saat ini harga gula pasir masih dikisaran Rp 10.900/kg.m (tya)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here