Produk Premium Padati Semarang

211
BERKELAS : Dua pelanggan saat memilih koleksi alas kaki dengan desain dan teknologi terbaru. (NURUL PRATIDINA / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERKELAS : Dua pelanggan saat memilih koleksi alas kaki dengan desain dan teknologi terbaru. (NURUL PRATIDINA / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kota Semarang dinilai cukup potensial untuk pasar produk-produk premium. Sejumlah label menangkap peluang tersebut dengan memperluas pemasaran.

“Sejauh ini untuk penjualan, Semarang masuk dalam kategori lima besar dari seluruh outlet yang ada di Indonesia,” ujar Marketing Communication Manager Hush Puppies, Yugho di sela re opening outlet di Mal Paragon, baru-baru ini.

Sejak kali pertama dibuka dan menempati outlet dengan luas yang jauh lebih sempit, penjualan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Begitu juga saat diadakan bazar. Antusiasme warga kota ini dinilai cukup baik.

“Oleh karena itu kami lakukan re opening dengan outlet yang jauh lebih luas. Sehingga lebih banyak produk yang bisa dipajang dan menjadi pilihan pelanggan, karena tiap tiga bulan kami selalu mengeluarkan produk-produk baru sesuai tren,” ujarnya.

Untuk tren sendiri lanjutnya, secara general berdasarkan kiblat fashion Eropa. Namun juga disesuaikan dengan karakter Indonesia pada umumnya dan daerah-daerah pemasaran pada khususnya. Jawa Tengah misalnya, pelanggan lebih menyukai produk-produk formal dan casual dengan desain sepanjang masa plus koleksi-koleksi yang mengutamakan kenyamanan saat dikenakan.

Seperti Koleksi spring/summer tahun ini yang masih mengangkat tema easy & relax dengan nuansa colorful. Salah satu koleksi yang diandalkan tahun ini yaitu DreamOn Collections untuk wanita. Terdiri dari sepatu atau sandal khususnya dengan tipe wedges dengan alas yang lebih lentur.

“Kami menghadirkan koleksi ini untuk membuat para wanita nyaman bergerak dalam segala aktivitasnya sehari-sehari. Sebab sepatu atau sandal dapat ditekuk semaksimal mungkin yang membuat penggunanya tidak merasa lelah. Begitu juga dengan desain feminim yang cocok digunakan untuk aktivitas bekerja ataupun kegiatan santai lainnya,” ujar Yugho. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here