Pengguna Tol Berhenti untuk Swafoto

Tol Bawen-Salatiga Dibuka

DIBUKA PERDANA: Pintu gerbang tol Salatiga yang kemarin mulai dibuka untuk kendaraan golongan I. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIBUKA PERDANA: Pintu gerbang tol Salatiga yang kemarin mulai dibuka untuk kendaraan golongan I. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA Jalan tol Solo–Semarang ruas Bawen–Salatiga sejak Minggu (18/6) kemarin dibuka untuk kendaraan golongan I. Pengguna jalan tol yang hendak ke Solo atau Jawa Timur banyak yang sudah melalui ruas tersebut. Namun sementara ini hanya kendaraan kecil yang boleh melintas di ruas tol sejauh 17,6 km tersebut.

Viral di dunia maya yang menyebutkan pemandangan jalan tol Bawen-Salatiga sangat indah, membuat tidak sedikit pengguna jalan yang menepi hanya untuk berswafoto. Hal itu cukup mengganggu konsentrasi pengguna jalan tol lainnya. Padahal, pihak pengelola tol sudah memberikan imbauan untuk tidak berhenti dan melakukan foto selfie di sepanjang jalan tol.

Namun hal itu ditampik oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Adi Suprapto, yang justru tidak mempermasalahkan pengguna tol yang berfoto. ”Ya biarlah, itu kelebihan exit tol Salatiga,” ujar Adi Suprapto.

Di hari pertama kemarin, saat melintas dari arah Salatiga menuju Bawen, jalanan masih belum sebersih ruas tol lain. Masih ada kerikil yang berada di jalan dan cukup membahayakan bila kerikil terlempar ke belakang saat terlindas ban mobil. Secara umum, jalan cukup bagus dan bisa memperpendek waktu tempuh Salatiga-Bawen.

Pihak terkait sudah menyiapkan rest area yang menyediakan makanan dan juga tenda Pertamina yang menyediakan bahan bakar jenis pertamax dan solar. rest area tersebut relatif dekat dengan exit tol Tingkir. Padahal sekitar 200 meter dari exit tol Tingkir sudah ada SPBU.

Meski belum begitu padat arus lalu lintas di tol, namun setelah keluar tol, semua kendaraan merambat sampai dengan Terminal Bus Tingkir. Jalur yang sempit menjadikan antrean panjang kendaraan. Petugas juga mematikan traffic light di perempatan Karang Balong untuk lebih memperlancar arus lalu lintas.

Hal yang perlu diperhatikan adalah tempat pemberhentian kendaraan umum Salatiga-Suruh di pertigaan Cengek. Jika tidak diatur dan diantisipasi, lokasi itu bisa menambah titik kemacetan lalu lintas menuju Tingkir. (sas/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here