Kontrol Harga, Pemkab Lakukan Sidak Pasar

328
CEK HARGA : Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang, Urip Triyogo (paling kanan) saat melakukan sidak pasar di Pasar Projo Ambarawa, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK HARGA : Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang, Urip Triyogo (paling kanan) saat melakukan sidak pasar di Pasar Projo Ambarawa, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN–Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang melakukan kontrol harga komoditi melalui sidak pasar tradisional. Sidak dimulai dari Pasar Projo Ambarawa kemudian dilanjutkan ke pasar tradisional yang lain.

Kepala Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang Urip Triyogo mengatakan kenaikan harga komoditi jelang lebaran rawan terjadi. “Kami ingin mengecek harga di pasar menjelang lebaran, apakah harga kebutuhan naiknya signifikan,” ujar Urip, Minggu (18/6) kemarin.

Dikatakan Urip, peninjauan juga dimaksudkan untuk mengetahui apakah masih ada bahan kebutuhan yang dijual, namun tidak layak konsumsi. Beberapa waktu lalu, Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan menemukan daging yang dijual di pasar tradisional, namun dalam kondisi yang tidak layak. “Melalui hal ini, kita bisa mengetahui, apakah masih ada daging yang tak layak yang masih nekat dijual atau tisak,” ujarnya.

Hasil dari tinjauan tersebut, diketahui harga daging masih tergolong normal. Harga bervariasi antara Rp 95 ribu – Rp 120 ribu/kilogramnya. “Di Ambarawa terhitung paling murah harga daging sapi segarnya. Di daerah lain, harga mencapai Rp 120 ribu. Selain itu, tidak ditemukan daging glonggongan,” ujarnya.

Urip juga memastikan stok bahan pangan saat ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan. Untuk komoditas cabai rawit, akan ada panen raya seluas 130 hektare pada Juni ini. Selain itu, ada 800 hektare tanaman cabai merah yang siap panen. Sedangkan untuk ketersedian daging ayam dan telur juga mencukupi.

Harga daging ayam berkisar Rp 37 ribu/kilogram dan bawang putih di kisaran harga Rp 40 ribu-Rp 60 ribu sesuai jenisnya. Untuk daging sapi segar di pasaran berkisar antara Rp 110 ribu -115 ribu dan daging beku dipatok Rp 80 ribu. “Sampai saat ini, kami belum mendapatkan pasokan daging beku besar-besaran. Kemungkinan ada, jika situasi harga di pasar melonjak tinggi,” katanya.

Terpisah, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan guna memastikan harga komoditi tetap aman hingga usai Lebaran perlu sering dilakukan sidak pasar. “Untuk memastikan harga tidak bisa dipermainkan oleh tengkulak. Sidak pasar memang sangat perlu dilakukan, terutama menjelang Lebaran seperti ini,” tuturnya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here