33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Kecelakaan, Pemudik Diminta Kontak Si Slamet 119

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

BATANG-Para pemudik diimbau Menteri Kesehatan (Menkes) RI, dr Nila Djuwita F Moeloek, agar memanfaatkan sistem Si Slamet 119 yang ada di Batang, sebagai Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) saat melintas di pantura Batang. Selain bisa langsung telepon, juga bisa lewat aplikasi di android untuk berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat ketika terjadi kecelakaan.

“Untuk menyukseskan mudik Lebaran tahun 2017 ini, fasilitas kesehatan milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang, Si Slamet 119 ini siaga di jalur pantura dan jalur tol fungsional Batang. Layanan keselamatan gawat darurat dengan ambulan dan motor tersebut, siap membantu dan melayani kesehatan para pemudik,” kata Menkes dr Nila Djuwita dalam kunjungannya di Dinkes Kabupaten Batang, Minggu (18/6) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes yang disambut dan didampingi Sekda Batang Nasikhin dan Kepala Dinkes Batang, dr Hidayah Basbeth, melihat langsung kesiapan tim kesehatan di jalur pantura Batang. “Walaupun jalan tol sudah baik, masyarakat hendaklah tetap mematuhi aturan lalu lintas,” ingatnya.

Menkes juga mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara kalau sudah terlalu lelah atau mengantuk sehabis mengonsumsi obat–obatan. “Kalau lelah harus istirahat. Maksimal setiap empat jam, harus berhenti. Bisa berhenti di pos–pos kesehatan (Poskes) yang sudah disediakan sekaligus bisa melakukan pemeriksaan seperti tekanan darah. Kalau tensinya tinggi, diturunkan dulu dan istirahat dulu, jangan dipaksakan,” imbau Menkes.

Kepala Dinkes, dr Hidayah Basbeth menambahkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan alat kesehatan dan obat–obatan serta tenaga medis beserta armada berupa mobil ambulan dan motor ambulan. “Si Slamet 119 bagian dari Dinkes, untuk mengatasi kegawatdaruratan medis. Tim Si Slamet kami ikutkan di pos kesehatan di Plelen,” ucapnya.

Dijelaskan pula, dua rumah sakit (RS) di Batang, RSUD Batang dan RSUD Limpung juga stand by di Poskes Tol di titik Gondang dan Ketanggan. “Di jalan tol Batang, kami sudah siagakan tim kesehatan di 11 titik. Di jalur pantura ada 5 titik reguler dan 6 titik di tol fungsional,” jelasnya.

Kelima titik Poskes Pantura, antara lain di Alun-Alun Batang, kantor Dishub Kandeman, Masjid Subah, Pos Polisi Banyuputih dan Pos Luwes. Sedangkan di jalur tol fungsional ada di Candiareng, Juragan, Gondang, Ketanggan, Plelen, serta Pos Terpadu Gringsing Exit.

Tak hanya itu, disediakan pula paramedis lebih 100 orang. Tiap pos ada 1 dokter, 1 perawat, dan 1 driver. Selama 15 hari, siaga selama 3 shift. Juga disediakan 22 mobil ambulan, 2 mobil ambulan emergensi, 22 motor ambulan, serta obat-obatan komplit. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...