Bank Mandiri Siapkan Rp 34 Miliar Uang Baru

432
UANG BARU: Warga mengantre di Balkondes Wringin Putih Borobudur untuk menukarkan uang baru yang digelar Bank Mandiri KC Magelang, Sabtu (17/6). (Adi For Radar Kedu)
UANG BARU: Warga mengantre di Balkondes Wringin Putih Borobudur untuk menukarkan uang baru yang digelar Bank Mandiri KC Magelang, Sabtu (17/6). (Adi For Radar Kedu)

MAGELANG – Penukaran uang baru yang digelar Bank Mandiri KC Magelang tak disia-siakan warga Wringin Putih Borobudur dan sekitarnya. Ratusan warga berbondong-bondong menyerbu Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Desa setempat, Jumat-Sabtu (16-17/6) lalu. Selain penukaran uang, warga juga mendapat edukasi uang emisi tahun 2016.

Direktur Operations Bank Mandiri Ogi Prastomiyono menuturkan, kegiatan serupa juga telah berlangsung pada tahun lalu lewat program ‘Lembaran Baru Bersama Mandiri’ di seluruh Indonesia. Tahun ini, lokasi pelayanan diperluas. Jika tahun lalu hanya 238 lokasi yang meliputi 122 kantor cabang dan 116 lokasi yang dijangkau Mandiri Mobile untuk layanan penukaran uang baru, tahun ini, Bank Mandiri menyediakan layanan penukaran uang baru dengan total 528 lokasi yang meliputi 328 kantor cabang dan 200 lokasi remote. “Untuk memaksimalkan layanan, kami juga menggunakan kendaraan Mandiri Mobile dan Mobil Mitra Usaha pada daerah-daerah remote yang tidak terjangkau oleh perbankan,” ucapnya.

Ogi menjelaskan, Bank Mandiri telah menyiapkan 71 unit Mandiri Mobile dan 16 unit Mobil Mitra Usaha dengan jumlah 200 titik lokasi layanan. Uang rupiah baru yang disediakan total Rp 34 miliar dalam pecahan Rp 10.000, Rp 5.000 dan Rp 2.000.

“Total Bank Mandiri menyiapkan uang kartal senilai total Rp 23,5 triliun atau Rp 1,1 triliun/hari untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai pada bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Dana tunai tersebut meningkat sekitar 10 persen dari nilai yang disiapkan secara harian pada kondisi normal,” ungkapnya.

Edukasi mengenai uang rupiah emisi baru meliputi informasi tentang fitur keamanan, pengenalan variasi, dan praktik pendeteksian manual keaslian uang emisi tahun 2016. “Program ini kita beri nama Mandiri Cinta Rupiah, berlaku untuk masyarakat umum,” jelasnya. (san/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here