33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Mobil Aktivis KP2KKN Dibakar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BOYOLALI – Aksi menebar teror oleh oknum tak bertanggung jawab, ditujukan kepada Eko Haryanto, warga Dusun Dadan, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Sabtu dini hari (17/6) kemarin, pukul 01.00. Mobil anggota LSM Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah itu dibakar di garasi rumahnya oleh orang yang saat ini masih buron.

Baruntung akibat pembakaran tersebut tak merambah ke mana-mana. Hanya bagian depan sebelah kiri, mobil Datsun Go+ Panca berpelat H 8876 JV hangus terbakar.

Kala itu, isteri dan anak aktivis antikorupsi tersebut baru pulang dari acara keluarga di rumah kakak iparnya Heru Suherman yang bersebelahan dengan rumahnya. Sedangkan Eko sudah terlelap tidur.

Heru yang baru saja menggelar hajatan, tiba-tiba dikagetkan dengan teriakan dari beberapa pemuda yang kebetulan berada di kediamannya. Seketika itu, Heru langsung membangunkan Eko yang tengah berada di dalam rumah.

”Saya kaget, pemuda sini yang masih pada nongkrong, tiba-tiba teriak ada kebakaran,” kata Heru.

Eko yang sedang tidur pulas mengaku geragapan saat dibangunkan oleh isterinya yang masih terjaga. Dia langsung mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan menyeprotkannya ke sumber api. Warga lain yang kebetulan masih ramai, langsung membantu memadamkan api yang membakar bagian depan kiri mobilnya. ”Saya langsung semprotkan sama orang-orang di sini yang membantu sampai api padam,” kata Eko.

Namun api telanjur membakar bagian bemper kiri, menjalar hingga kap dan komponen wiper. Beruntung api segera dipadamkan sehingga tidak merembet ke dalam rumah.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sesaat sebelum peristiwa itu terjadi, ada seseorang yang datang dan mendekat ke mobil tersebut. Orang itu lari dan beberapa saat kemudian terdengar suara sepeda motor matic pergi menjauh.

Sementara itu, di lokasi kejadian ditemukan bekas korek api yang sudah terbakar dan lunch box plastik yang diduga berisi minyak untuk membakar mobil.

Eko menduga teror itu ada kaitannya dengan aktivitas antikorupsi yang sedang dia lakukan. Sedangkan kasus korupsinya melibatkan orang besar di Jawa Tengah. ”Saya menduga ada kaitan dengan aktivitas antikorupsi dan politik. Karena korupsi bagian dari politik yang sedang saya tangani. Ini melibatkan orang penting dan perusahaan yang menjadi mitranya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Teras AKP Ahmad Nadiri melalui Kanit Reskrim Ipda Wijanadi menyatakan masih melakukan proses penyidikan terhadap aksi teror pembakaran mobil tersebut. Sebagai bahan penyidikan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi sekaligus korban. ”Kami masih dalami peristiwa ini,” tandasnya. (wid/jpnn/ida/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

HET Beras Medium Sulit Dikontrol

SEMARANG – Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, perlu direvisi. Sebab, regulasi itu sulit diimplementasikan,...

Reading Tracing Optimalkan Penilaian Diri Siswa

RADARSEMARANG.COM - MEMBACA adalah langkah terpenting dalam setiap memulai suatu kegiatan, khususnya belajar. Hal ini dapat dikaitkan dengan kisah Rasulullah SAW ketika mendapatkan wahyu...

Pakta Integritas Hanya Seremoni, Korupsi Merajalela

SEMARANG-Masitha Soeparno atau lebih dikenal dengan panggilan Bunda Sitha, Wali Kota Tegal yang ditertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK), merupakan pejabat...

Jauhkan Pilkada Jateng dari Politik Rendah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said, berharap Pilkada Jawa Tengah menghadirkan politik yang berakhlak, politik santun yang menjunjung tinggi etika dan...

Penahan Rob Selesai 2019

RADARSEMARANG.COM, KAJEN—Tanggul penahan rob sepanjang 6 kilometer di pantai Kabupaten dan Kota Pekalongan mulai dibangun. Groundbreaking pembangunan proyek pengendalian bajir dan rob dilakukan oleh...

Pelayanan SIM Bertema Perjuangan

WONOSOBO–Berbagai upaya dilakukan Satlantas Polres Wonosobo dalam memaknai kemerdekaan Indonesia ke-72 tahun ini. Setelah mengenakan atribut merah putih jelang Hari Kemerdekaan, pada Jumat (18/8)...