33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Mobil Aktivis KP2KKN Dibakar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BOYOLALI – Aksi menebar teror oleh oknum tak bertanggung jawab, ditujukan kepada Eko Haryanto, warga Dusun Dadan, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Sabtu dini hari (17/6) kemarin, pukul 01.00. Mobil anggota LSM Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah itu dibakar di garasi rumahnya oleh orang yang saat ini masih buron.

Baruntung akibat pembakaran tersebut tak merambah ke mana-mana. Hanya bagian depan sebelah kiri, mobil Datsun Go+ Panca berpelat H 8876 JV hangus terbakar.

Kala itu, isteri dan anak aktivis antikorupsi tersebut baru pulang dari acara keluarga di rumah kakak iparnya Heru Suherman yang bersebelahan dengan rumahnya. Sedangkan Eko sudah terlelap tidur.

Heru yang baru saja menggelar hajatan, tiba-tiba dikagetkan dengan teriakan dari beberapa pemuda yang kebetulan berada di kediamannya. Seketika itu, Heru langsung membangunkan Eko yang tengah berada di dalam rumah.

”Saya kaget, pemuda sini yang masih pada nongkrong, tiba-tiba teriak ada kebakaran,” kata Heru.

Eko yang sedang tidur pulas mengaku geragapan saat dibangunkan oleh isterinya yang masih terjaga. Dia langsung mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan menyeprotkannya ke sumber api. Warga lain yang kebetulan masih ramai, langsung membantu memadamkan api yang membakar bagian depan kiri mobilnya. ”Saya langsung semprotkan sama orang-orang di sini yang membantu sampai api padam,” kata Eko.

Namun api telanjur membakar bagian bemper kiri, menjalar hingga kap dan komponen wiper. Beruntung api segera dipadamkan sehingga tidak merembet ke dalam rumah.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sesaat sebelum peristiwa itu terjadi, ada seseorang yang datang dan mendekat ke mobil tersebut. Orang itu lari dan beberapa saat kemudian terdengar suara sepeda motor matic pergi menjauh.

Sementara itu, di lokasi kejadian ditemukan bekas korek api yang sudah terbakar dan lunch box plastik yang diduga berisi minyak untuk membakar mobil.

Eko menduga teror itu ada kaitannya dengan aktivitas antikorupsi yang sedang dia lakukan. Sedangkan kasus korupsinya melibatkan orang besar di Jawa Tengah. ”Saya menduga ada kaitan dengan aktivitas antikorupsi dan politik. Karena korupsi bagian dari politik yang sedang saya tangani. Ini melibatkan orang penting dan perusahaan yang menjadi mitranya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Teras AKP Ahmad Nadiri melalui Kanit Reskrim Ipda Wijanadi menyatakan masih melakukan proses penyidikan terhadap aksi teror pembakaran mobil tersebut. Sebagai bahan penyidikan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi sekaligus korban. ”Kami masih dalami peristiwa ini,” tandasnya. (wid/jpnn/ida/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Didenda 50 Ribu, Pilih Masuk Penjara

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Lima pengamen yang terjaring razia tim Sabhara Polres Salatiga menjalani persidangan tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Salatiga kelas IB,...

Ali Mahir Gelar Pengobatan Gratis dan Reses di Desa Bandungrejo

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Penyakit flu, kepala pusing, darah tinggi maupun darah rendah masih banyak dialami warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen. Ini seperti yang terdeteksi tim...

7.000 Orang Ikuti Pawai Ta’aruf

SALATIGA-Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga menggelar pawai ta’aruf untuk menyambut tahun baru 1439 Hijriyah, Kamis (21/9). Pawai menempuh jarak sekitar 5...

Progres Pasar Waru Diklaim Lebihi Target

SEMARANG-Proses pembangunan Pasar Waru Semarang terus dikebut. Progres pembangunan saat ini diklaim melebih target, yakni dari target 18.05 persen, telah tercapai realisasi 19,25 persen....

Pelatihan Atasi Diare Anak 

MAGELANG-- Angka penderita diare di Magelang dinilai sangat tinggi. Di RST Dr Soedjono Magelang dalam setahun penyakit membahayakan ini menginfeksi 439  orang. Keprihatinan tersebut mendorong dua...

Kota Lama Jalur Rempah Nusantara

KOTA Lama Semarang bakal disulap lebih meriah dan lebih bersahabat kepada para pengunjung. Pemerintah Kota Semarang menggandeng sejumlah stakeholder terkait untuk mengembangkan kawasan peninggalan...