33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Hukum Menikah di Bulan Ramadan

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Assalamu’alaikum Bapak Kyai Ahmad Izzuddin yang saya hormati, Saya ingin bertanya apa hukumnya melaksanakan pernikahan di bulan Ramadhan ? Mohon penjelasannya . Terimakasih.

Rizky 089685272373

Waalaikumussalam Warahmatulullah Bapak Rizky yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Pernikahan atau nikah dalam Islam dapat dikaitkan sebagai Ijab Qobul. Ijab Qobul atau akad nikah adalah kegiatan yang mengharuskan hubungan antar sepasang manusia untuk mengucapkan kata-kata yang ditujukan untuk pernikahan, sesuai dengan aturan agama Islam. Allah menjadikan manusia itu saling berpasangan, menghalalkan pernikahan dan mengharamkan zina.

Pada dasarnya, menurut syari’at Islam menikah itu tidak pernah ada hubungannya dengan masalah waktu. Namun masih ada sebagian di masyarakat kita yang masih membawa kepercayaan nenek moyang dan adat istiadat setempat. Merujuk pendapat Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, tidak terdapat larangan syari’at untuk menikah di bulan Ramadan disebabkan posisi bulan ini sebagai bulan Ramadhan. Tidak juga terlarang di bulan-bulan lainnya. Bahkan menikah itu dibolehkan di hari apa saja sepanjang tahun.

Akan tetapi orang yang berpuasa di bulan Ramadan wajib menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Karena itu jika mampu menahan diri dan tidak ditakutkan akan melakukan hal-hal yang dapat merusak puasanya, maka boleh saja menikah di bulan Ramadhan. Yang umum terjadi, seringnya orang yang ingin memulai kehidupan rumah tangga di bulan Ramadhan, tidak mampu bersabar untuk tidak mendatangi istri yang baru dinikahinya di sepanjang siang. Sehingga dikhawatirkan akan terjatuh pada hal-hal yang diharamkan dan melanggar kehormatan bulan yang mulia ini. Kemudian bisa saja melakukan dosa besar, disampng itu wajib mengganti puasa yang ditinggalkan dan membayar kaffarah yang berat, yakni memerdekakan budak dan sebagainya.

Jika khawatir tidak akan mampu menguasai dirinya terhadap hal-hal yang merusak bulan Ramadhan baiknya menunda pernikahannya hingga setelah Ramadhan. Ada dua catatan yang perlu diperhatikan bagi mereka yang ingin menikah di bulan Ramadan. Pertama, tidak boleh diyakini bahwa menikah di  bulan Ramadhan memiliki nilai keutamaan khusus dibandingkan bulan lannya, kecuali jika di sana ada dalil yang menyebutkan keutamaan khusus menikah di bulan Ramadhan. Kedua, pasangan suami istri yang menikah di bulan Ramadhan harus bisa memastikan bahwa mereka tidak akan membatalkan puasa melalui jalur syahwat, dalam bentuk hubungan badan atau mengeluarkan mani dengan melakukan mukadimah jima’. Karena mengeluarkan mani dengan sengaja, termasuk membatalkan puasa. Demikian jawaban dari saya, Allahu A’lam, semoga ada manfaatnya dan barokah. Amiin. (*/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Bupati Sowan ke Lembaga Adat Kadilangu

DEMAK-Bupati Demak HM Natsir dan Wabup Joko Sutanto kemarin petang mengunjungi Ndalem Sasono Agung Pendopo Kadilangu di Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. Kunjungan dalam...

Cuti Usai, Petahana Rawan Gerilya

SEMARANG - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Abhan Misbach khawatir, masa tenang kampanye Pemilu 2017 justru dimanfaatkan petahana untuk bergerilya. Sebab, masa cuti...

107 Senjata Api Dinas Diperiksa Kapolres

KAJEN–Sebanyak 107 senjata api milik Polres Pekalongan mulai jenis senjata api laras panjang dan genggam, diperiksa oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, di halaman...

Ajak Kiai Pahami Sistem Keuangan Syariah

DEMAK-Hingga kini masih belum banyak yang memahami sistem keuangan Syariah maupun investasi, termasuk para kiai. Karena itu, kemarin, ratusan kiai kampung se-Demak diberikan pemahaman...

Tindak Tegas PKL Bandel

SEMARANG - Puluhan pedagang Pasar Johar yang ’kabur’ dari tempat penampungan sementara kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dan menempati Jalan Beteng, akhirnya ditindak...

Bagikan 500 Takjil Gratis

TEMANGGUNG- Puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) membagikan takjil pada masyarakat di seputar Alun-alun Temanggung, Rabu (14/6) sore. Ketua MPC Pemuda Pancasila Temanggung Petut Wibowo...