33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Tim Temukan Indikasi Penyimpangan SKTM

Dibuka Gelombang II PPDB SMA/SMK

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Ketidaksiapan sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA/SMK terbukti dengan dibukanya pendaftaran gelombang kedua yang dilaksanakan Senin-Selasa (19-20/6) lusa. Selain untuk mengisi banyak sekolah yang belum terpenuhi kuotanya, juga untuk memastikan kondisi sebenarnya pendaftar yang menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Untuk melakukan klarifikasi status pendaftar, seluruh sekolah juga telah membentuk tim verifikasi. Seperti yang dilakukan SMA Negeri 1 Salatiga. Dari total pendaftar, 40 di antaranya menggunakan SKTM. Semuanya diverifikasi oleh tim mulai Jumat (16/6) siang.

”Ada 40 pendaftar yang menggunaan SKTM. Semuanya kita verifikasi untuk memastikan. Jika ketahuan tidak sesuai dengan kenyataan, ya kita batalkan pendaftarannya,” jelas Wakil Kepala SMAN1 Salatiga, Amri Wibowo, saat melakukan sidak.

Dikatakan, tim verifikasi dibagi empat, masing-masing terdiri atas empat anggota. Semua tim bertugas untuk mengecek pendaftar dari Kota Salatiga dan luar kota.

Saat disinggung mengenai parameter atau indikator yang digunakan untuk menentukan miskin tidaknya seseorang, Amri menyatakan jika pihaknya mengambil indikator dari jaring pengaman sosial (JPS) dan Dinas Sosial. Ada 14 indikator yang digunakan untuk menilai miskin tidaknya.

”Di antaranya kondisi rumah antara lain lantai rumah, dinding rumah, hingga asal sumber air minum. Semuanya dinilai dan dikalkulasikan sebelum nantinya dikirimkan ke provinsi mengenai hasil verifikasinya,” jelas pria berkumis ini.

Amri yang mendapatkan wilayah hingga Wonosegoro, Kabupaten Semarang menyatakan, jika ada satu siswa yang menurutnya tidak pas jika menggunakan kriteria miskin. Kondisi rumah orang tua pendaftar itu lumayan bagus dengan dinding tembok dan lantai keramik. Selain itu juga memiliki sepeda motor lebih dari satu unit. Namun pihaknya tidak bisa memastikan keputusan yang akan diambil. Sebab, semua diserahkan kepada pemerintah provinsi, dan nanti hasil verifikasi akan dikirimkan apa adanya. ”Provinsi nantinya yang akan memutuskan, berhak tidaknya pendaftar menggunaka SKTM. Jika tidak benar, memang sanksinya dikeluarkan atau dibatalkan pendaftarannya,” tandasnya. (sas/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sahid Mandarin Budayakan Tradisi Mulia Ramadan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sudah menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadan, manajemen dan karyawan Sahid Mandarin Hotel di Jalan Dr Sutomo Pekalongan berbagi dengan sesama....

Donor Darah Fave Hotel Diponegoro

RADARSEMARANG.COM - MANAJEMEN Fave Hotel Diponegoro Semarang mengadakan kegiatan Donor Darah sebagai rangkaian Hari jadi Fave Hotel Diponegoro Semarang ketiga. Acara dilaksanakan pada hari...

Bupati Ingatkan Bahaya Degradasi Patriotisme

WONOSOBO--Bupati Wonosobo Eko Purnomo membuka secara resmi Pendidikan Kader Bela Negara bagi calon peserta seleksi masuk Polri di aula Villa Oemah Nduwur Andongsili Mojotengah,...

Bulan Dana PMI Gagal Penuhi Target

SALATIGA - Hasil Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga tahun 2016 diserahkan oleh Pj Wali Kota Salatiga Ahmad Rofai kepada Plt Ketua...

DPM-PTSP Gelar Layanan Simpatik

SEMARANG – Pemkot melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menggelar pelayanan perizinan tenaga kesehatan dengan mendekatkan langsung ke masyarakat. Kali...

Top Skor Liga Libanon Merapat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perburuan pemain untuk menghadapi putaran kedua Liga Indonesia terus dilakukan oleh tim PSIS Semarang di masa bursa transfer saat ini. Tim...