33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Main Judi Saat Ramadan, Ditangkap

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

KAJEN – Tiga warga Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Jumat (16/6) dini hari ditangkap Sat Reskrim Polres Pekalongan saat bermain judi dadu di salah satu kebun yang digunakan untuk pasar tiban desa setempat.

Penangkapan para penjudi dadu atau klitik tersebut berdasarkan adanya laporan warga Desa Wangandowo yang jengkel dengan para penjudi dadu. Bahkan mereka tetap menggelar judi pada bulan Ramadan.

Tiga tersangka penjudi dadu, yakni Tarjuki, 60, Sundiko, 45, keduanya warga Desa Wangandowo RT 01 RW 01, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, dan H. Urip, 63, warga Desa Gejlik, Kecamatan Kajen. Namun dari tiga tersangka tersbut, H.Urip sempat kabur, dan pihak Polres menetapkannya sebagai Daftar Pencaria Orang (DPO). Sedangkan lima orang lainnya juga kabur dan belum sempat diketahui identitas dirinya.

Tarjuki, bandar judi dadu saat dimintai keterangan mengatakan permainan judi baru dilakukan selama 1 bulan. Namun pihaknya sudah lama menjadi bandar di beberapa desa lain.

Menurutnya permainan judi semula hanya dilakukan untuk iseng. Namun sejak menggunakan taruhan uang dan menguntungkan, akhirnya menjadi profesi keseharian, sambil menunggu panen sawah pada bulan Agustus mendatang. “Semula hanya iseng saja, namun karena banyak yang minat, akhirnya dibuka setiap malam Jumat,” kata Tarjuki.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Riyanto menegaskan sebelum dilakukan penangkapan, pihaknya telah melakukan pengintaian berdasarkan laporan masyarakat. Namun ketika dilakukan penangkapan, dari 8 pemain, hanya 2 yang berhasil ditangkap. Yang lainnya kabur.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp 167.000, 3 buah biji dadu, batok kelapa berikut alasnya, alat pengopyok dadu, karpet warna putih yang ada lambang sesuai mata dadu, dan 11 batang lilin. “Para tersangka sedang kami mintai keterangan, dan kita kenakan pasal 303,” tegas AKP Agung. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tol Darurat Kembali Makan Korban

BATANG-Akibat lelah dan mengantuk, kendaraan pemudik Daihatsu Luxio mengalami kecelakaan di KM 366 wilayah Desa Candiareng Warungasem Batang, Jumat (23/6) kemarin. Namun penumpang dipastikan...

Komisi A DPRD Batang Belajar di Mal Pelayanan Publik Batam

RADARSEMARANG.COM, BATAM - Mal Pelayanan Publik (MPP) di Batam Centre menjadi ikon pelayanan prima sebuah pemerintahan di Indonesia. Hal tersebut membuat anggota Komisi A...

Proses Pengerjaan RSUD Ungaran Meleset Target

UNGARAN–Proses pengerjaan RSUD Ungaran meleset dari target. Hal itu terungkap saat Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa proyek Pemkab...

Ajak Masyarakat Hindari Maksiat

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Sehari sebelum bulan Ramadan, Polres Pekalongan Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras berbagai merek. Pemusnahan berlangsung di depan mapolres Jalan Diponegoro...

Dunia Usaha Butuh Gubernur Komunikatif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Dunia usaha di Jateng membutuhkan gubernur yang komunikatif  dan enak diajak rembugan. Bukan gubernur yang susah diajak komunikasi, suka marah- marah, dan galak. Ketua...

Minta Pemerintah Percepat Tanggul Tol Laut

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Drs H Fathan Subchi mendesak pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan tanggul tol...