33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Cemburu, Pacar Dibacok

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KENDAL—Dibakar api cemburu, Cecep Muhamad Rozak, 22, tega membacok pacarnya sendiri. Wafa Ulafa Rosa, 20, pun harus menjalani perawatan di Rumah Sakit, karena mengalami  luka berat di bagian kepala dan punggung lantaran sabetan celurit.

Kejadian bermula saat korban hendak menunggu bus jemputan pabrik di Jalan Arteri Soekarno-Hatta, ruas Desa Brangsong. Pelaku pun datang dan berniat mengajak korban pergi, namun korban tidak mau, hingga akhirnya pelaku melayangkan celurit ke kepala dan punggung korban hingga empat kali.

Usai membacok, pelaku kemudian kabur. Warga yang melihat kejadian langsung meneriaki maling kepada pelaku. Warga lainnya mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya. Alhasil Cecep jadi bulan-bulanan warga. Cecep kemudian diseret ke Kantor Polsek Brangsong.

Korban Wafa mengalami empat luka bacok di bagian kepala dan leher. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum  Daerah (RSUD) dr. Soewondo Kendal. “Saat itu saya sedang menunggu bus jemputan  kerja. Tiba-tiba Cecep datang  menghampiri saya dengan marah-marah. Ia hendak mengajak saya pergi entah kemana, tapi saya tolak karena saya harus berangkat kerja,” katanya, kemarin (16/6). Menurut Wafa, pelaku memang sering marah dan kerap mengancam dirinya jika kemauannya tidak dituruti.

Di hadapan penyidik, Cecep mengakui perbuatannya. Alasannya dia jengkel karena Wafa menolak ajakannya dan lebih memilih ingin menikah dengan pria lain yang dijodohkan orang tuanya. “Saya sudah menjalin hubungan denganya (Wafa) selama lima tahun dan berencana menikah setelah punya cukup uang,” katanya.

Sebelumnya Cecep sempat bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Tujuannya bisa mengumpulkan uang untuk biaya nikah. “Tapi baru lima bulan di saja, saya diminta pulang pacar saya. Tapi sampai di rumah, saya justru mendapat kabar kalau Wafa mau nikah dengan orang lain,” ceritanya.

Merasa kesal dengan kabar tersebut, dia pun mencoba mencari Wafa dan bermaksud meminta penjelasan. Hingga akhirnya dia menghampiri korban di TKP. Tak puas dengan jawaban Wafa, dia pun meluapkan emosinya dengan membacok pujaan hatinya hingga empat kali. “Saya sudah bawa celurit dari rumah dan melihat Wafa sedang menunggu angkutan. Saya datangi dan sempat cekcok, lalu saya emosi,” imbuhnya.

Kasus ini saat ini masih ditangani Polsek Brangsong. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal lima tahun penjara. (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

JNE Dukung Promosi Pariwisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – JNE sepakat bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata mengenai Co-Branding Wonderful Indonesia/Pesona Indonesia. Kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan wujud...

Kesadaran Pengusaha Meningkat, Jadikan Pekerja Peserta BPJS-K

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Tingkat kesadaran pengusaha atau pemberi kerja di Jateng-DIJ semakin meningkat. Kendati baru 30 persen angkatan kerja yang aktif dan non aktif yang menjadi...

Pra-Wedding di Sudut-sudut Sumba

Oleh: Dahlan Iskan Saya ke Sumba lagi. Tidur di padang savana lagi. Lagi-lagi ke Sumba. Minggu lalu adalah ‘minggu loncat-loncat’ bagi saya. Dari Surabaya ke Bali....

Ingatkan untuk Bekerja Sesuai Prinsip Perbankan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Doktor H. Subyakto, SH, MH, MM, selaku Komisaris Utama BPR Arto Moro Semarang, mengingatkan kepada jajaran direksi dan karyawan untuk bekerja sesuai prinsip-prinsip...

Gadis Italia Nikahi Pemuda Batang

BATANG - Desa Tragung, tepatnya di rumah Dzulkifar kembali geger. Rumah tersebut sejak sebulan lalu ramai dengan warga yang penasaran dengan kedatangan sosok gadis...

Kurikulum 2013 Perlu Guru Berkualitas

RADARSEMARANG.COM - TAHUN pelajaran 2013/2014 dunia pendidikan  mengalami suatu perubahan,  yaitu  penerapan  kurikulum 2013 (K-13). Keadaan seringnya berubah- ubahnya kurikulum memang menjadi permasalahan serius...