33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Pemudik Kapal Laut Diprediksi Naik 3 Persen

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Gelombang arus mudik Lebaran lewat jalur laut mulai berdatangan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Kamis (15/6) kemarin, sebanyak 1.649 penumpang berlabuh pukul 10.00 dengan menumpang KM Sirimau dari Sampit, Kalimantan Tengah.

General Manager PT Pelindo II Cabang, Agus Hermawan, mengatakan, pada Lebaran tahun ini, pemudik yang menggunakan jalur laut akan meningkat 3 persen. Selain Sampit, Pelabuhan Tanjung Emas bakal kebanjiran para pemudik dari Pontianak dan Kumai, untuk beberapa hari ke depan. ”Puncak arus mudik diperkirakan H-2 dengan jumlah penumpang melonjak hingga 50 ribu pemudik dibanding tahun kemarin,” ungkapnya.

Seperti Lebaran tahun lalu, PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Semarang memberikan fasilitas antar gratis ke kota tujuan bagi penumpang kapal. Fasilitas tersebut akan melayani para pemudik hingga dua hari sebelum Lebaran. ”Mulai H-10 hingga H-2 Lebaran, kami sediakan tujuh armada dengan total 49 trip. Berdasarkan analisa dari tahun ke tahun, jumlah tersebut sudah memadai, sebab masih banyak pemudik dijemput langsung oleh keluarga,” katanya.

Agus menuturkan, armada bus tersebut akan mengantarkan para pemudik ke sejumlah daerah, yakni Jogjakarta, Pemalang, Wonosobo, dan Purworejo. ”Persyaratannya sangat mudah, para pemudik kapal Pelni cukup menunjukkan karcis dan apabila hilang bisa menggunakan KTP,” ujarnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas, G Rooseno, mengatakan, untuk menjaga keamanan pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri. ”Sudah kami terjunkan 30 personel keamanan di beberapa titik. Diharapkan, selama arus mudik hingga Lebaran semua akan berjalan aman dan tertib,” katanya.

Srianto, 34, pemudik asal Klaten, berharap program mudik gratis dari tahun ke tahun terus ditingkatkan. Menurutnya, dengan adanya program semacam itu, kenyamanan serta keselamatan para pemudik semakin terjamin. ”Selain hemat biaya, program mudik bisa meminimalisasi aksi kriminalitas seperti pencopetan hingga perampasan dengan metode obat bius,” ujarnya.

Sementara itu, Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Semarang memastikan proyek rekonstruksi beton di Jalan Kaligawe Raya yang merupakan akses utama jalur mudik wilayah pantura siap digunakan. Pembangunan dua lajur di sisi selatan sudah bisa dilalui kendaraan. Selain itu, sejumlah titik jalan bergelombang saat ini telah dilakukan perbaikan. Termasuk di titik tikungan jalan menuju Arteri Yos Sudarso.

”Selain itu, aspek-aspek lain seperti pengecetan marka jalan, serta perbaikan median dan separator, saat ini sudah dilakukan. Kami melihat sudah optimal,” kata Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Semarang, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Semarang-Demak-Trengguli, Umar, kemarin.

Dikatakannya, setelah melalui proses pengecekan dan ujicoba, Rigid Pavement atau perkerasan beton dinyatakan telah memenuhi syarat. ”Untuk marka sementara, baik yang rigid maupun yang aspal juga sudah terpasang,” ujarnya.

Dia mengakui belum sepenuhnya selesai 100 persen. Sebab, target panjang jalan yang sudah dilapisi beton setebal 31 sentimeter tersebut sepanjang 650 meter. Tatapi saat ini terselesaikan sepanjang 560 meter.  ”Untuk sisanya yang belum terselesaikan akan dilanjutkan usai Lebaran,” katanya.

Pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi rob yang menggenangi permukaan jalan. ”Sesuai arahan dari Kepala Balai 7 Semarang. Mulai H-10 Lebaran sudah fungsional dan akan dilanjutkan pada H+10 mendatang,” ujarnya. (aaw/amu/zal/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PGN–Pertagas, Optimalisasi Holding BUMN Migas

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA–PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) akan melakukan integrasi atas kelanjutan dari pembentukan Holding BUMN Migas. Hal itu...

Rambut Rontok, Terbaring Tak Berdaya

RADARSEMARANG.COM - Nasib memilukan dialami Ossy Mardhianti Utami. Siswi SMP Negeri 1 Kendal itu sudah 8 bulan ini terbaring lemah di tempat tidur sederhana...

Belajar Tata Krama dari Ketoprak

RADARSEMARANG.COM - DIYAH Laras Santi telah akrab dengan dunia seni sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Kian lama ia mengaku semakin jatuh cinta...

Berharap Sungai Gabus Dinormalisasi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Prihatin dengan aliran Sungai Gabus ynag melintasi Kota Batang yang semakin kotor dan aliran tidak lancar, Bupati Batang Wihaji mengajak seluruh...

Penataan PKL Sukorejo Jadi Sorotan

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Penataan ruang di wilayah Kecamatan Singorojo menjadi bahasan utama dalam temu alumni angkatan SMP Negeri 1 Sukorejo dari angkatan 1968-1979. Terutama menyoal penataan...

Pemkot Klaim dalam Masa Pemeliharaan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang menutup sementara air mancur menari atau dancing fountain di Alun-alun Kota Magelang. Wahana yang baru diresmikan pada akhir...