33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Jangan Terbangkan Balon Udara

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – PT PLN Area Magelang meminta masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara selama Ramadan dan Lebaran. Pasalnya, balon udara jika terkena jaringan listrik tegangan tinggi akan menyebabkan pemadaman yang sangat luas.

Manager PT PLN Area Magelang Ir Atmoko Basuki MBA didampingi Humas PLN Supriyanto dan Ahli Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan dan Keselamatan Kesehatan Kerja Supangat mengatakan, sekarang ini memasuki musim kemarau. Masyarakat, terutama anak-anak, juga diimbau tidak memainkan layang-layang.

“Khusus pada hari H diimbau tidak menyalakan kembang api di dekat jaringan listrik, terutama balon gas karena apabila menyala dan mengenai jaringan tegangan tinggi akan terjadi pemadamam. Pemadaman akibat balon udara, pemadamannya akan lebih luas bahkan bisa mengganggu listrik se-Jawa Bali,” ungkap Atmoko.

Terkait pasokan listrik selama Ramadhan dan Lebaran, Atmoko memastikan, cadangan listrik untuk area Jawa dan Bali cukup dan aman meski ada pergeseran beban pemakaian. Meski demikian, PLN tetap menyiapkan petugas yang siaga 24 jam mengantisipasi gangguan yang tidak diinginkan.

“Pekerjaan -pekerjaan dalam pemeliharaan tanpa pemadaman. Kami sudah memasukkan SOP pada titik-titik di tempat keramaian. Selain itu juga titik pelaksanaan ibadah hari raya pada hari H, ada petugas yang stand by. Namun, kami minta ke panitia agar tetap menyiapkan genset sebagai antisipasi,” beber Atmoko.

Atmoko juga mengimbau kepada masyarakat, terutama pelanggan PLN, agar menjaga keselamatan lingkungan dengan menjaga keselamatan kelistrikan. “Apabila ada masyarkat yang melihat adanya gangguan, untuk langsung menyampaikan kepada kami agar tidak dikerjakan sendiri. Karena apabila dikerjakan sendiri, akan berakibat fatal. Beberapa kejadian yang sudah terjadi, masyarakat masih saja nekat memperbaiki sendiri,” tegas Atmoko.

Untuk menyiasati tradisi mudik, ia juga tidak lupa mengimbau kepada pelanggan PLN agar mengamankan listrik di rumah. Jangan membiarkan stop kontak masih terpasang ketika meninggalkan rumah. “Yang paling utama, jangan sampai lupa membayar tagihan listrik sebelum tanggal 20 agar tidak berimbas dipadamkannya listrik, nantinya rumah dalam keadaan gelap sehingga memancing orang yang tidak bertanggung jawab beraksi,” imbuh Atmoko. (cr3/sct/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

DPRD Wonosobo Dukung Forum Honorer K2 dan Komunitas Pemberkasan PPG Non PNS

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Forum Honorer Kategori 2 (K2) dan Komunitas Pemberkasan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Non-PNS yang mengajar di sekolah negeri melakukan audiensi dengan...

Ngemis, Kakek Cucu Diciduk

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kakek dan cucunya yang bekerja sebagai pengemis diciduk petugas dalam razia penertiban pengemis gelandangan dan orang telantar (PGOT) Selasa (6/2). Petugas...

Penyebar Hoax Edit Judul Berita, Serang Fadli Zon

JawaPos.com – Bikin hoax dengan merekayasa tampilan sebuah laman situs berita sangatlah mudah. Karena itu, hati-hati dengan informasi aneh-aneh di media sosial meski tampak...

Resto Chinese Food Terbaik di Pantura Barat

RADARSEMARANG.COM - BERDIRI Sejak sejak tahun 2005, Cin Long Resto di Kompleks Dupan Square Pekalongan jalan Dr Sutomo Baros depan terminal Kota Pekalongan, hinga...

Targetkan Lulusan Penuhi Kebutuhan Dudi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – SMK Citra Medika Kota Magelang mengoptimalkan fungsi program bursa kerja khusus (BKK) di sekolah untuk menyalurkan lulusannya ke perusahaan-perusahaan ternama, sesuai...

SKK Migas Optimis Target 815.000 Barel Perhari Tercapai

SEMARANG -Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas),optimis target 815.000 barel minyak perhari akan tercapai hingga akhir 2017.Sampai...