Jangan Terbangkan Balon Udara

256
Atmoko Basuki. (AGUS HADIANTO/RADAR KEDU)
Atmoko Basuki. (AGUS HADIANTO/RADAR KEDU)

MAGELANG – PT PLN Area Magelang meminta masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara selama Ramadan dan Lebaran. Pasalnya, balon udara jika terkena jaringan listrik tegangan tinggi akan menyebabkan pemadaman yang sangat luas.

Manager PT PLN Area Magelang Ir Atmoko Basuki MBA didampingi Humas PLN Supriyanto dan Ahli Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan dan Keselamatan Kesehatan Kerja Supangat mengatakan, sekarang ini memasuki musim kemarau. Masyarakat, terutama anak-anak, juga diimbau tidak memainkan layang-layang.

“Khusus pada hari H diimbau tidak menyalakan kembang api di dekat jaringan listrik, terutama balon gas karena apabila menyala dan mengenai jaringan tegangan tinggi akan terjadi pemadamam. Pemadaman akibat balon udara, pemadamannya akan lebih luas bahkan bisa mengganggu listrik se-Jawa Bali,” ungkap Atmoko.

Terkait pasokan listrik selama Ramadhan dan Lebaran, Atmoko memastikan, cadangan listrik untuk area Jawa dan Bali cukup dan aman meski ada pergeseran beban pemakaian. Meski demikian, PLN tetap menyiapkan petugas yang siaga 24 jam mengantisipasi gangguan yang tidak diinginkan.

“Pekerjaan -pekerjaan dalam pemeliharaan tanpa pemadaman. Kami sudah memasukkan SOP pada titik-titik di tempat keramaian. Selain itu juga titik pelaksanaan ibadah hari raya pada hari H, ada petugas yang stand by. Namun, kami minta ke panitia agar tetap menyiapkan genset sebagai antisipasi,” beber Atmoko.

Atmoko juga mengimbau kepada masyarakat, terutama pelanggan PLN, agar menjaga keselamatan lingkungan dengan menjaga keselamatan kelistrikan. “Apabila ada masyarkat yang melihat adanya gangguan, untuk langsung menyampaikan kepada kami agar tidak dikerjakan sendiri. Karena apabila dikerjakan sendiri, akan berakibat fatal. Beberapa kejadian yang sudah terjadi, masyarakat masih saja nekat memperbaiki sendiri,” tegas Atmoko.

Untuk menyiasati tradisi mudik, ia juga tidak lupa mengimbau kepada pelanggan PLN agar mengamankan listrik di rumah. Jangan membiarkan stop kontak masih terpasang ketika meninggalkan rumah. “Yang paling utama, jangan sampai lupa membayar tagihan listrik sebelum tanggal 20 agar tidak berimbas dipadamkannya listrik, nantinya rumah dalam keadaan gelap sehingga memancing orang yang tidak bertanggung jawab beraksi,” imbuh Atmoko. (cr3/sct/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here