33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Grosir Ujung Tombak Sido Muncul

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Penjualan Tolak Linu dan Kuku Bima Energi (KBE) tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Peningkatan ini menurut Direktur PT Jamu dan Industri Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat dikarenakan kerja keras para grosir yang merupakan ujung tombak dari penjualan Sido Muncul.

“Tanpa ada grosir, penjualan produk Sido Muncul tidak bisa sebesar sekarang. Untuk itu sebagai apresiasi kepada para grosir ,Sido Muncul memberikan hadiah menginap di hotel Chanti Semarang,” jelas Irwan Hidayat saat melakukan temu grosir wilayah Jateng di Semarang, kemarin.

Dijelaskan, acara temu grosir ini sudah dilakukan rutin Sido Muncul sejak tahun 2006.  Selain menginap di hotel Chanti, 70 grosir Dari Kendal, Kudus, Pati, Purwodadi. Salatiga dan Semarang ini juga diajak mengunjungi pabrik, sehingga mereka tahu proses pembuatan jamu di Sido Muncul yang hieginis dan modern. “Dari acara temu grosir ini, Kami akan mendapatkan banyak masukan tentang produk-produk SidoMuncul, sekaligus dilakukan pembinaan untuk para grosir, sehingga mampu meningkatkan penjualan,” jelas Irwan.

Salah satu pedagang grosir, Aida Nihaya mengatakan kegiatan tersebut dianggap penting baginya karena bisa menuangkan ide atau mendapat ide agar dagangannya makin laris. Selain itu kini masyarakat juga sudah banyak yang tidak ragu mengkonsumsi jamu.”Saya sudah jual sejak pertama Tolak Angin keluar. Memang pertama agak susah, tapi tahun 2000-an penjualannya meningkat terus. Sekarang di 4 toko saya, Tolak Angin dan Kukubima yang paling laris,” kata Aida. “Kami apresiasi ada owner yang mau bertemu kami. Ini seperti ada pesan moralnya,” ujarnya. (tya/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dukun Pengganda Uang Diringkus

TEMANGGUNG - Praktik penipuan dengan dalih menggandakan uang masih saja terjadi. Agus Purwanto, 31, warga Dusun Kopen Desa Kandangan Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung yang...

Ulama dan Umaro Harus Sinergis

SEMARANG-Kegiatan Silaturrahim Ulama dan Umaro dalam Rangka Hari Raya Idul Qurban 1438 H dengan tema Dengan Semangat Hari Raya Idul Qurban, Kita Tingkatkan Rasa...

Berbagi dengan Anak Ponpes

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Bulan puasa yang penuh berkah, dimanfaatkan PT Jasa Raharja Perwakilan Magelang untuk berbuka puasa bersama anak-anak Pondok Pesantren Slamet Kota Magelang....

Penyintas Kanker Otak Berbagi Resep Panjang Umur

Artis dan mantan atlet binaraga Agung Hercules didiagnosis mengidap glioblastoma multiforme (GBM). Merupakan penyakit kanker otak paling ganas di antara lainnya. Tidak menyebar, tetapi...

Pencuri Kotak Amal Musala Babak Belur

KENDAL—Nasib sial dialami Yudi Prasetya, 24. Gagal mencuri uang warga Blumbungan, Kelurahan Jagalan Kecamatan Semarang Tengah, justru sasaran menjadi bulan-bulanan massa. Akibatnya seluruh tubuhnya...

Pasar Waru Rampung, Siap Ditempati Pedagang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pembangunan Pasar Waru dinyatakan telah rampung. Pasar yang pernah terbakar pada 19 November 2016 ini siap ditempati pedagang. Revitalisasi pasar yang dibangun...