33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

4 Persimpangan Dipantau Intensif

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

MAGELANG—Empat persimpangan di Kota Magelang dipantau selama 24 jam saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Empat persimpangan itu adalah Canguk, Trio, Tugu Adipura, dan Bayeman. Empat titik lokasi itu berpotensi mengalami macet, sehingga akan dilakukan rekayasa lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas merupakan bagian Operasi Ramadniya Candi 2017 yang akan dimulai pada Rabu (21/6) mendatang selama 16 hari. Tepatnya, hingga 6 Juli 2017. Ada 315 personel Polri yang dilibatkan. Mereka dibantu kekuatan samping dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Saka Bhayangkara, dan lainnya.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo, ditemui disela-sela pembagian takjil menyampaikan, operasi rutin dilakukan menjelang Idul Fitri. Tujuannya, mewujudkan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcar Lalu Lintas yang kondusif.

“Setidaknya ada empat titik yang perlu kami buat rekayasa lalu lintas. Antara lain, persimpangan Trio, Canguk, Tugu Adipura, dan Bayeman. Semua penting demi kelancaran lalu lintas dan kenyamanan para pemudik,” jelas Hari.

Adapun titik yang diprediksi bakal dipadati pemudik, jelas Hari, persimpangan Canguk dan Trio, karena merupakan jalan utama. Bagi pemudik dari arah utara (Jalan Urip Sumoharjo) setelah sampai Canguk, bisa langsung ke arah Tegalrejo dan Jogja. Sedangkan dari arah Jogja, tidak bisa langsung ke arah Tegalrejo.

“Dari Jogja, harus lurus ke utara atau belok kiri ke arah dalam kota. Adapun dari dalam kota, harus belok kiri, ke utara (Semarang) dan dari Tegalrejo belok kiri arah selatan (Jogja),” jelas pria jebolan Akpol 1999 ini.

AKBP Hari menambahkan, rekayasa lalu lintas juga diterapkan di dalam kota. Utamanya, di persimpangan Tugu Adipura. Kendaraan dari arah selatan, tidak bisa belok kanan ke arah Pasar Rejowinangun. Melainkan harus memutar via Jalan Tidar, Jenggolo, dan Jalan Pemuda. “Khusus di Jalan Pemuda yang biasanya padat di dekat lampu pengatur lalu lintas, kita antisipasi dengan menutup Jalan Pajajaran,” ucap Hari.

Untuk mendukung kelancaran selama operasi, pihaknya mendirikan Pos Keamanan (Pospam) di empat titik dan Pos Pelayanan Terpadu di satu titik. Empat Pospam ada di Kebonpolo, Alun-Alun, Shooping, dan persimpangan Trio (Armada). “Sedangkan pos pelayanan terpadu ada di Terminal Tidar. Pos ini yang bertugas dari petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan, PMI, Satpol PP, dan lainnya.”

Hari menjelaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai kesiapan sebelum bergulirnya operasi ini. Sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran, dengan rasa aman dan nyaman.

Kasat Lantas Polres Magelang Kota, AKP Marwanto mengatakan, penutupan Jalan Pajajaran sudah mulai diterapkan, beberapa waktu lalu. Kendaraan yang hendak masuk Jalan Pemuda via Pajajaran, dialihkan ke Jenggolo dan Jalan Pajang. “Setelah kami terapkan, efeknya sudah terasa. Ujung Jalan Pemuda tidak lagi terlalu padat dan sepanjang Pecinan sendiri tampak lancar.”

Selain itu, polisi juga akan memberantas aksi premanisme di beberapa titik Kota Magelang. Khusus antisipasi premanisne, lanjut Hari, patroli dititikberatkan pada objek vital seperti bank, pasar, mal, SPBU, dan terminal. Begitu juga tempat-tempat lain yang memang menjadi pusat keramaian kegiatan masyarakat seperti tempat wisata dan rumah sakit.

Polisi juga siap memberi pengawalan khusus terhadap warga yang sedang melakukan transaksi keuangan dalam jumlah besar. Pengawalan cuma-cuma tersebut untuk menjamin keamanan nasabah serta rasa aman kepada masyarakat.

“Selain itu, kita juga akan mengintensifkan patroli antisipasi gangguan kamtibmas dan kesiapan anggota yang melakukan pengawalan masyarakat yang meminta bantuan polisi mengambil atau menyetor uang ke bank,” papar Hari. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Meski Anggaran Turun, Jalan Tetap Harus Mulus

SEMARANG-DPRD Jateng menilai penanganan infrastruktur jalan di Jateng dari ujung barat ke timur, utara ke selatan sudah ada perkembangan signifikan. Dewan meminta agar proses...

Mind Mup, Aplikasi Belajar Inspiratif Guru dan Siswa

RADARSEMARANG.COM - Belajar dengan bantuan ICT (information and computer technology) merupakan suatu kebutuhan masa kini. Hal ini menjadi penting untuk diwujudkan oleh guru di...

Raja Salman Pastikan ke Indonesia Awal Maret

RAJA Arab Saudi yang memiliki sebutan resmi sebagai Khadimul Haramain as-Syarifain, Pelayan Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud dipastikan akan berkunjung...

Mantan Kepala BPN Divonis 5 Tahun Penjara

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Mantan Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kota Semarang, Priyono, akhirnya dijatuhi hukuman pidana selama 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 6...

Pastikan Nelayan Tinggalkan Cantrang

SEMARANG – Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Ganti) Jateng akan lebih intens mengawal nelayan selama enam bulan masa transisi penggantian alat tangkap cantrang. Terutama memastikan nelayan...

LP3ES

Sudah lebih enam tahun saya puasa bicara BUMN di depan umum. Senin kemarin pecah telur. Minggu lalu saya memang dalam kebimbangan besar. Mau atau tidak....