33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Harga Pangan Masih Stabil

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Memasuki pertengahan bulan Ramadan, harga kebutuhan pangan di sejumlah pasar tradisional masih relatif stabil. Beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga. Dengan kondisi seperti ini, inflasi bulan Juni diperkirakan tidak akan melambung tinggi.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Johar Relokasi, Yamti mengatakan, harga komoditas cabai baru-baru ini turun. Saat ini cabai merah keriting Rp 10 ribu per kilogram, rawit hijau Rp 20 ribu per kilogram, dan cabai setan Rp 24 ribu per kilogram. “Saat ini sedang masa panen raya, pasokan melimpah, jadi harganya turun. Harga cabai sendiri memang naik turunnya sangat ditentukan dengan pasokan, pasokan sedikit langsung naik, melimpah langsung turun,” ujarnya, kemarin.

Begitu juga dengan ayam potong dan daging sapi yang sejauh ini masih stabil. Per kilogram harga daging sapi di pasar Johar rata-rata Rp 95 ribu per kilogram. Sedangkan ayam potong juga stabil dengan harga Rp 29 ribu per kilogram.

Salah seorang Pedagang Gula Merah di Pasar Johar, Hj. Murni juga mengungkapkan hal yang serupa. Saat ini harga gula merah kualitas super mencapai Rp 14 ribu per kg. Gula merah dipasok dari Banjarnegara, Cilacap dan Ciamis. “Harga gula merah masih stabil belum ada kenaikan. Begitu pula dari sisi permintaan masih stabil dengan rata-rata 1 ton per hari,” jelasnya.

Namun demikian, berbeda dengan yang diungkapkan oleh Suwadi, Pedagang Bawang di Pasar Johar. Menurutnya, sejak sebulan terakhir harga bawang putih jenis kating terus meningkat. Saat ini, harga bawang putih kating Rp 65 ribu per kg. Adapun harga normal sebelumnya hanya di kisaran Rp35 ribu per kilogram. “Bawang putih kating belum memasuki masa panen, pasokannya masih minim, jadi harganya naik,” ungkapnya.

Terkait hal ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, harga komoditas pangan sejauh ini masih terkendali, dengan harga yang stabil. Terkendalinya harga berkat kerjasama sejumlah pihak, salah satunya Bulog juga turut membantu pengendalian harga dengan menggelontor sejumlah komoditas. “Bulog masih punya banyak stok seperti bawang putih dan lain lain. Kalau pun dibutuhkan, Bulog siap melakukan operasi pasar,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, satgas mafia pangan juga telah dibentuk. Satgas ini tak bertugas mengawasi suplai, ada tidaknya penimbunan bahan pangan hingga dari sisi keamanan pangan, seperti makanan palsu yang sedang marak dan makanan kadaluarsa.

Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jateng, Rahmat Dwi Saputra mengatakan, melihat pasokan pangan yang masih aman dan tidak terjadi lonjakan yang terlalu tinggi maka diprediksi inflasi Jateng di bulan Juni ini tidak akan naik terlalu tinggi dari bulan lalu. Adapun prediksi inflasi di kisaran 0,7- 1 persen di bulan Juni.  “Bulan Mei lalu inflasi Jateng 0,58 persen, melihat kondisi ini bulan Juni tidak lebih dari 1 persen. Inflasi Juni pun tak banyak terpengaruh dari sektor pangan, melainkan didominasi dari tarif transportasi dan listrik,” ujarnya. (dna/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harus Ada Intelejen Olahraga

SEMARANG - Berkaca dari gelaran Pekan Olahraga Nasional (POPNAS) 2017, Jawa Tengah akan lebih detail dalam membaca situasi. Pada gelaran Popnas lalu, banyak atlet provinsi lain...

50 Perusahaan Ambil Bagian

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui Satya Wacana Career & Alumni Center (SWCA) kembali menggelar Job Fair, Kamis dan Jumat besok...

Mirna Mendukung Lapas Terbuka

KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa mengaku sangat mengapresiasi konsep lembaga pemasyarakatan (lapas) terbuka diterapkan di Lapas Kelas II B Bleder, Patebon, Kendal. Di...

Jerat Hukum Pengelola Parkir

Ibu Dini S Purwono yang saya hormati, di setiap area parkir mal atau tempat umum biasa tertulis “Kehilangan barang bukan menjadi tanggung jawab pengelola...

Puan Lantik 21 Pengurus DPC BMI

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua Bidang Politik dan Keamanan Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani akan melantik 21 pengurus Dewan...

Sukarelawan Kegiatan Sosial

KEPEDULIAN Elisa Putri Ayuningtyas dalam bidang kemasyarakatan, membuat gadis cantik ini aktif di sejumlah organisasi. Salah satunya ASEAN Youth Leaders Association (AYLA). Organisasi ini...