33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Terkendala Usia, Gagal Jadi CPNS

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BATANG – Melebihi batas umur yang ditetapkan, sebanyak 15 bidan desa yang bertugas di Kabupaten Batang gagal mendapatkan SK pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Hal tersebut terungkap saat Penyerahan SK CPNS dan SPMT Bidan dari Program PTT Kemenkes di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Batang tahun 2017 di aula Kantor Bupati Batang, Sabtu (10/6). Dari total 197 bidan desa yang terdaftar, hanya 182 orang yang bisa masuk kualifikasi. Sisanya 15 orang tidak masuk kriteria sebagai PTT karena batas usia PTT adalah 35 tahun.

Bupati Batang Wihaji, mengatakan dari 15 PTT Bidan Desa yang tidak dapat SK CPNS, selain karena faktor usia juga faktor nasib. Sehingga kita tidak bias menyalahkan siapapun. Namun selaku pemerintah daerah tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mencarikan jalan keluar atau solusinya. “Kami selaku pemerintah daerah akan berusaha mengirim surat resmi kepada pemerintah pusat agar ada solusinya, karena merek juga sama–sama mengabdi,” kata Wihaji di hadapan penerima SK CPNS bidan desa.

Bupati berharap kepada penerima SK CPNS dapat melaksanakan tugasnya sebagai bidan desa dengan baik. Untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan diutamakan menolong dan melayani ibu hamil dengan penuh keikhlasan.

Kematian ibu melahirkan dan anak di Kabupaten Batang cukup tinggi, maka diharapkan kepada bidan untuk membantu semaksimal mungkin. Mulai dari proses hamil untuk diawasi dalam rutinitas cek kesehatannya.

“Hasil pengawasan kesehatan ibu hamil untuk dikoordinasikan dan dilaporkan perkembangannya kalau memang ada masalah, sehingga nanti ada langkah–langkah yang harus dilakukan untuk meminimalisir kematian ibu hamil,” katanya.

Ditegaskan pula, para CPNS nanti akan diuji selama satu tahun sebagai masa percobaan, dan jika selama masa percobaan tidak melayani dengan baik maka akan dicabut CPNS nya. Selain itu, dalam lima tahun ke depan tidak boleh pindah dan harus siap ditempatkan di mana saja.

Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Batang Alimudin mengatakan, Penyerahan SK CPNS dan SPMT Bidan dari Program PTT Kemenkes di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang  Batang tahun 2017 sebanyak 182 orang dari total 197 bidan desa. Sehingga ada 15 bidan desa yang gagal diangkat karena faktor usia, karena batas maksimal 35 tahun.

“SK Bupati Batang kepada 182 orang bidan telah menunjuk lokasi sampai ke desa. Dan yang diangkat hari ini dilarang dipindahkan minimal 5 tahun masa keria dan setiap 3 bulan sekali diminta melaporkan secara elektronik,” terang Alimudin. (han/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Usung Konsep Chill Out, Sasar Anak Muda

SEMARANG – UTC Convention Hotel Semarang, coba memanfaatkan tren beer garden dengan meluncurkan Wild Beer Garden di pelataran hotel yang terletak di Jalan Kelud...

Banyak IKM Tak Miliki Standar Keamanan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perdagangan terus mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) memperhatikan kualitas produknya. Para pelaku IKM diminta...

Belum Dapat E-KTP, Cek ke Dukcapil

SEMARANG - Warga yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) tapi belum mendapatkan kartunya, diimbau untuk proaktif mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...

Antisipasi Penumpukan Kendaraan di Gerbang Tol

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Antisipasi pengamanan jalur mudik lebaran 2018 melalui tol Semarang – Tingkir dilakukan PT Trans Marga Jateng (TMJ). Direktur Utama PT TMJ,...

Forkompinda Kecam Ujaran Kebencian

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Deklarasi Anti Ujaran Kebencian dilakukan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kendal. Deklarasi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap hal-hal yang bersifat provokasi,...

Melihat Kampung IT Perum Depkes Kramat Utara

Di tangan Evi Dwi Hastutik dan Tris Prayogo Muslim, lingkungan Perum Depkes, Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara disulap menjadi Kampung Informasi Teknologi (IT). Anak-anak...