33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

PTPN IX Gelar Bukber dan Beri Santunan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BATANG – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan , segenap staf dan karyawan PTPN IX Kebun Siluwok Subah menggelar acara buka puasa bersama dengan mengundang warga dan Kepala Desa di sekitar Perkebunan. Acara yang berlangsung di Rumah Dinas Manager PTPN IX ini juga dihadiri oleh lima Muspika yang wilayahnya termasuk dalam lingkup Perkebunan. Yaitu Gringsing, Banyuputih Limpung, Subah dan Tulis, Sabtu (9/6).

Manager PTPN IX Agus Sulistyanto melalui Asisten Kepala Riyanto mengatakan kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun. Selain mengajak seluruh karyawan, pihaknya juga mengundang warga sekitar sebagai bentuk kepedulian kepada mayarakat.

“Bagi kami Perkebunan harus memberi nilai manfaat sosial untuk lingkungan sekitar selain memberi lapangan pekerjaan. Masyarakat adalah mitra utama kami dalam menjaga kelestarian dan keamanan Perkebunan. Pada kesempatan ini juga diberikan santunan kepada 20 anak yatim yang berasal dari daerah sekitar,” kata Riyanto.

Ustadz Gus Sulthon dari Plumbon Limpung yang memberikan tausiyah mengatakan bulan puasa adalah kesempatan emas untuk mendulang berkah. “Orang-orang besar dan sukses seperti Habibie dan Soekarno selalu berpuasa wajib dan sunah. Sampai saat ini Habibie tetap rutin puasa Senin-Kamis. Allah akan memberikan hidayah kepada orang-orang yang mau berpuasa dengan ikhlas,” kata Gus Sulthon.

Usai berbuka dan salat maghrib diadakan acara ramah tamah antara manajemen, Muspika, karyawan dan masyarakat. Diharapkan dengan kedekatan ini tidak ada lagi gap antara perkebunan dan masyarakat sekitar. Hadir juga di acara ini pengusaha terkenal asal Kabupaten Batang yang juga politikus asal Partai Gerindra H Munawar dan H Dhedy Irawan pengusaha sekaligus CEO Persibat Batang. (han/sct/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gelar Open House, Serap Aspirasi

KAJEN - Untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam peningkatan kualitas pelayanan, RSUD Kajen, Senin (21/8) menggelar Open House atau Wisata Rumah Sakit selama 5 hari mulai...

Petani Diimbau Ikut Asuransi Pertanian

UNGARAN–Tingginya debit hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang beberapa bulan terakhir ini, menenggelamkan ratusan hektare sawah di tiga kecamatan. Antara lain Kecamatan Banyubiru, Kecamatan Ambarawa,...

Kirab Budaya Sambut Tahun Baru Islam

MERTOYUDAN—Kirab budaya keliling desa pada Rabu (20/9) malam, menandai Tahun Baru Islam 1 Muharram. Kirab diikuti warga Dusun Nepak 2, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan,...

Stop Jadi PSK, Diberi Modal Usaha

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Terobosan menarik dilakukan Satpol PP Pemkab Demak. Untuk mengentaskan kemiskinan yang mendera kalangan Pekerja Seks Komersial (PSK), maka mereka diberikan modal...

Dibekuk, 9 Jam setelah Beraksi

SEMARANG – Belum lama menikmati hasil kejahatannya, Riski Seyawan, 20, warga Jalan Pergiwati, Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, dibekuk aparat Polsek Semarang Barat. Tepatnya...

Layani Kesehatan Rakyat Miskin di Pulau Terpencil

RADARSEMARANG.COM - Tekad dokter berdarah Tionghoa ini melayani kesehatan warga miskin di pulau-pulau terpencil dari Sabang hingga Merauke secara gratis. Ia mendirikan Floating Hospital atau Rumah...