33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Jadikan Sampah Sebagai Berkah

Must Read

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

KAJEN – Kabupaten Pekalongan sekarang ini tengah berjuang untuk bisa meraih Adipura tahun 2017. Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pengelolaan sampah serta penciptaan lingkungan bersih di tengah masyarakat. Bahkan untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan sebagai kota yang ramah lingkungan, Bupati Pekalongan membuat peraturan daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah.

Hal itu terungkap Sabtu (11/6) dalam sebuah kegiatan penilaian Adipura yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Pada acara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi melakukan presentasi langsung terkait program pengelolaan sampah dan kebersihan di wilayahnya.

Bupati Asip menjelaskan secara detail dan gamblang terkait geografis dan potensi di daerah yang dipimpinnya. Mulai dari pesisir hingga pegunungan seperti Petungkriono, yang kini mulai dikunjungi 5000 wisatawan per minggu, sehingga menghasilkan sampah, dan dikeluarkannya Perda tentang penggunaan sampah plastik di kawasan wisata tersebut.

Menurutnya Kabupaten Pekalongan sarat akan potensi, industri besar berskala nasional, serta taman wisata nasional. Dengan potensi yang dimiliki tersebut, sampah dari limbah industri, menjadi sebuah fenomena yang tidak dapat dipungkiri, dan bisa dijadikan sebagai nilai ekonomis. “Namun untuk menjadikan daerah bersih, tidak harus dengan menghentikan potensi industri yang merupakan sumber ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Bupati juga mengatakan setahun memimpin Kabupaten Pekalongan, pihaknya membuat berbagai kebijakan untuk penciptaan lingkungan bersih, dan roda perekonomian kerakyatan tetap berjalan dengan kencang. Diantaranya meluncurkan program Berjumpa atau Bersih Jumat Pagi.

Menurutnya program Berjumpa adalah sebagai langkah penanganan limbah-limbah industri di Kabupaten Pekalongan, dan termasuk sebuah gagasan untuk tidak menjadikan sampah sebagai biang masalah, atau sebagai limbah. Juga mengubah sudut pandang, bahwa sampah bisa menjadi berkah.

“Program tersebut diluncurkan untuk kegiatan wajib rutin masyarakat, melakukan gotong royong kebersihan setiap Jumat pagi. Ini sebuah langkah memunculkan kesadaran kepada masyarakat, terkait masalah pentingnya kebersihan lingkungan,” katanya.

Bupati juga menegaskan bahwa pada program sampah berkah tersebut, masing-masing kawasan dipetakan sampah industrinya, baik kain, tempurung kelapa dan lainnya. Sampah-sampah tersebut dikelola secara baik serta diolah menjadi sebuah kerajinan kain perca, tempurung kelapa dan lainnya.

Menurutnya untuk memastikan semua program kebersihan lingkungan, mulai dari ramah sampah dan berkah tersebut berjalan dengan baik, pihaknya mengeluarkan Peraturan Bupati, terkait Zero Waste di Kawasan Wisata Petungkriyono. Agar taman wisata nasional itu bebas dari sampah plastik.

“Terbukti, aksi kreatif menjadikan sampah sebagai kerajinan, mampu menciptakan sebuah ekonomi kreatif masyarakat, dengan nilai jual tinggi, serta mampu diterima pasar, baik nasional maupun internasional,” ungkapnya. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This