33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Polisi ‘Serbu’ Tempat Ibadah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – Sekitar 300 personel Polres Magelang Kota, Jumat (9/6) pagi, ‘menyerbu’ tempat-tempat ibadah di wilayah Kota Magelang. Serbuan tersebut bukan dalam rangka pengamanan atau pengecekan keamanan, tapi untuk aksi bersih-bersih.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo memimpin langsung aksi bersih-bersih tempat suci ini. Di antaranya Masjid Agung Kauman Kota Magelang, Gereja Ignatius Kota Magelang, Kelenteng TITD Liong Hok Bio, dan Pura Wira Buwana Akademi Militer (Akmil) Magelang.

“Mumpung di bulan Ramadan, kami ingin berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus merupakan ibadah. Maka, terpikir untuk membersihkan tempat ibadah ini yang tentu merupakan tempat suci bagi umatnya masing-masing,” kata Hari di sela-sela aksi bersih-bersih.

Hari menuturkan, aksi yang juga dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Bhayangkara ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi antara aparat keamanan dan pengurus/pengelola tempat ibadah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada takmir masjid, pendeta, dan lainnya.

“Pesan-pesan kamtibmas ini penting terus dilakukan agar kondusivitas Kota Magelang tetap terjaga. Kami harap pengurus tempat ibadah ini bisa meneruskan pesannya ke para umat ketika ada kumpulan atau beribadah secara jamaah,” tandas Hari.

Aksi bersih-bersih bisa diartikan pula sebagai upaya makin meneguhkan kebhinekaan Indonesia dan merekatkan kemajemukan. Para personel yang ikut aksi, tidak semuanya beragama Islam, tapi ada pula yang Kristen, Buddha, bahkan Hindu.

“Dengan aksi ini, mereka bisa bersama-sama membersihkan tempat ibadah tanpa memandang agama, suku, atau ras. Semua menyatu untuk membersihkan tempat suci yang dipakai untuk beribadah, sehingga lebih bersih dan sehat,” papar Alumni Akpol 1999 tersebut.

Ketua Takmir Masjid Agung Kauman KH Miftachusururi menyambut baik adanya aksi bersih-bersih ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kebersihan masjid dan kenyamanan jamaah saat beribadah.

“Kebersihan kan bagian dari iman, meskipun kita sendiri terkadang mengabaikan kebersihan. Kita patut menyontoh warga di negara Singapura yang sadar betul akan kebersihan, meski mayoritas mereka nonmuslim. Harusnya negara kita yang mayoritas muslim jauh lebih bersih,” beber Miftachusururi. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

RLS Masih Rendah

WONOSOBO—Rata-rata lamanya sekolah (RLS) warga Wonosobo terbilang masih rendah. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Wonosobo mencatat, RTS warga Wononosobo di angka 6,11 tahun. Kepala...

Bagi Rezeki di Bulan Ramadan

SEMARANG – Midea elektronik, salah satu produk elektronik asal China, di bulan ramadan ini tidak hanya mementingkan keuntungan dalam penjualan elektronik. Sebaliknya di bulan...

Membangun Komunikasi Cerdas dengan Siswa

RADARSEMARANG.COM - BERAWAL dari permasalahan siswa yang kurang paham terhadap materi yang disampaikan guru. Mengapa mereka kurang paham? Apakah materinya terlalu sulit? Ataukah cara...

2 Begal Diringkus saat Preteli Barang Bukti

SEMARANG - Dua begal yang beraksi di Jalan Arteri Soekarno-Hatta pada Minggu (9/4) sekitar pukul 02.30, berhasil diringkus aparat Polrestabes Semarang, Selasa (11/4). Keduanya...

Duo Cantik Huawei

Oleh: Dahlan Iskan Sebulan terakhir ini pohon tinggi Huawei terus jadi berita besar. Terutama dua anak perempuan pendirinya. Yang dari beda ibu. Direktur keuangannya ditangkap di...

Mini Workshop MyRepublic

INTERNET service provider (ISP) MyRepublic, Selasa (26/9) kemarin, menggelar mini workshop MyRepublic for Business. Kegiatan yang digelar di Warung Penang, Semarang ini diikuti para...