33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Pasien Bisa Cek Ketersediaan Kamar RSUD

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Batang atau RSUD Kalisari kini memiliki Sistem Informasi Ketersediaan Tempat Tidur Instalasi Rawat Inap. Calon atau keluarga pasien, bisa dengan mudah mengecek ketersediaan kamar rawat inap di rumah milik pemerintah tersebut.

Program ini resmi dilaunching oleh Bupati Batang Wihaji, pada Kamis malam (8/6) kemarin. “Ini itikad baik rumah sakit dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat. Ini sebagai langkah awal dalam mencoba memperbaiki diri dengan memberikan sistem pelayanan informasi,” kata Wihaji.

Sistem tersebut, kata Wihaji, termasuk langkah awal dalam penerjemahkan visi dan misi pemerintahannya dalam tiga bidang yaitu Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan. “Kesehatan menjadi kewajiban kami untuk selalu berbenah memperbaiki sistem. Dengam sistem ini, ke depan menjadi contoh sistem pelayanan yang baik. Sistem ini salah satu media transparan karena rakyat bisa melihat ketersediaan tempat tidur rawat inap yang kosong atau penuh,” tegas Wihaji.

RSUD harus terus belajar dalam memberikan pelayanan kesehatan dari hal-hal yang belum baik menjadi baik, dan yang sudah baik tetap dipertahankan. Sebagai pelayan masyarakat, memang dituntut memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna dan terbaik yang murah, cepat, dan sehat. Namun tetap memikirkan kesejahteraan bagi karyawannya.

Wihaji juga meminta agar ke depan ada sistem pendaftaran secara online, sistem informasi ketersediaan obat dengan nilai harganya dan obat apa saja yang disediakan rumah sakit.

Direktur RSUD Kalisari Batang, dr Junedi mengatakan bahwa ketersediaan tempat tidur rawat inap sering menjadi permasalahan. Dengan sistem ini, menjadi langkah awal rumah sakit untuk menjadi lebih baik sesuai dengan visi misi menjadikan rumah sakit sebagai pusat rujukan masyarakat Batang.

“Apa yang dilakukan rumah sakit, dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Batang,” tandasnya.

Rumah sakit juga siap melaksanakan program visi dan misi bupati dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk lima tahun ke depan. “Setelah sistem ini berjalan, kami akan meningkatkan sistem pendaftaran online. Sehingga dari rumah, pasien sudah bisa mendaftar pelayanan hingga satu bulan,” ungkapnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kalung dan Sepatu di Depan Pintu

Oleh: Dahlan Iskan Ini lagi musim panas di Tiongkok. Tapi saya kedinginan. Di atas ketinggian 4.200 meter ini. Di pegunungan suku minoritas Sichuan ini. Tapi ada...

Desak Pemprov Perbaiki Infrastruktur Pariwisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov mulai memperhatikan infrastruktur yang menjadi akses ke daerah-daerah basis wisata di Jateng. Hal ini sangat penting, agar...

Targetkan 2030 Demak Bebas HIV/AIDS

DEMAK - Pemkab Demak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menargetkan pada 2030 Kabupaten Demak bisa bebas (free zero) penyakit HIV/AIDS. Karena itu, banyak hal...

Ramadan dan Budaya Pamer di Media Sosial

ADANYA media sosial membawa dampak yang besar dalam segala lini kehidupan masyarakat. Media sosial sangat bermanfaat untuk menjalin silaturahmi dengan teman atau saudara yang...

RS Diminta Urus Sertifikasi Syariah

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo terus berupaya meningkatkan mutu layanan di berbagai sektor sebagai bagian dari pelayanan umat. Setelah diterimanya sertifikat...

Pasang Mata Kucing di Pembatas Belokan Jalan

DEMAK-Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Demak mulai memasang mata kucing (cat eye) sebagai pertanda untuk pengendara agar lebih hati-hati dalam perjalanan. Mata kucing warna merah...