GAMPANG DIAKSES : Cukup melihat layar informasi ketersediaan kamar, pasien maupun keluarga pasien sudah bisa mengetahui ada kamar kosong atau sudah penuh semua. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
GAMPANG DIAKSES : Cukup melihat layar informasi ketersediaan kamar, pasien maupun keluarga pasien sudah bisa mengetahui ada kamar kosong atau sudah penuh semua. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Batang atau RSUD Kalisari kini memiliki Sistem Informasi Ketersediaan Tempat Tidur Instalasi Rawat Inap. Calon atau keluarga pasien, bisa dengan mudah mengecek ketersediaan kamar rawat inap di rumah milik pemerintah tersebut.

Program ini resmi dilaunching oleh Bupati Batang Wihaji, pada Kamis malam (8/6) kemarin. “Ini itikad baik rumah sakit dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat. Ini sebagai langkah awal dalam mencoba memperbaiki diri dengan memberikan sistem pelayanan informasi,” kata Wihaji.

Sistem tersebut, kata Wihaji, termasuk langkah awal dalam penerjemahkan visi dan misi pemerintahannya dalam tiga bidang yaitu Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan. “Kesehatan menjadi kewajiban kami untuk selalu berbenah memperbaiki sistem. Dengam sistem ini, ke depan menjadi contoh sistem pelayanan yang baik. Sistem ini salah satu media transparan karena rakyat bisa melihat ketersediaan tempat tidur rawat inap yang kosong atau penuh,” tegas Wihaji.

RSUD harus terus belajar dalam memberikan pelayanan kesehatan dari hal-hal yang belum baik menjadi baik, dan yang sudah baik tetap dipertahankan. Sebagai pelayan masyarakat, memang dituntut memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna dan terbaik yang murah, cepat, dan sehat. Namun tetap memikirkan kesejahteraan bagi karyawannya.

Wihaji juga meminta agar ke depan ada sistem pendaftaran secara online, sistem informasi ketersediaan obat dengan nilai harganya dan obat apa saja yang disediakan rumah sakit.

Direktur RSUD Kalisari Batang, dr Junedi mengatakan bahwa ketersediaan tempat tidur rawat inap sering menjadi permasalahan. Dengan sistem ini, menjadi langkah awal rumah sakit untuk menjadi lebih baik sesuai dengan visi misi menjadikan rumah sakit sebagai pusat rujukan masyarakat Batang.

“Apa yang dilakukan rumah sakit, dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Batang,” tandasnya.

Rumah sakit juga siap melaksanakan program visi dan misi bupati dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk lima tahun ke depan. “Setelah sistem ini berjalan, kami akan meningkatkan sistem pendaftaran online. Sehingga dari rumah, pasien sudah bisa mendaftar pelayanan hingga satu bulan,” ungkapnya. (han/ida)