33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Hidupkan Dialog, Cegah Radikalisme

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

WONOSOBO – Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan menginisiasi pertemuan dengan para ulama di Pondok Pesantren Al Mubaarok Manggisan Wonosobo. Acara ini dihadiri sekitar 90 tokoh agama, Bupati Wonosobo Eko Purnomo dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Chabibulloh Idris.

Ridwan dalam sambutannya mengajak seluruh ulama serta tokoh agama se-Kabupaten Wonosobo untuk bersama memerangi radikalisme serta isu negatif pemecah belah persatuan. Masalah tersebut sedang berkembang luas di media sosial.

“Mari bersama kita tolak paham radikalisme dan tidak menanggapi berbagai isu negatif yang bertujuan untuk memecah belah NKRI yang saat ini banyak kita jumpai di media sosial dan media lain, bersama kita jaga toleransi dan kerukunan yang sudah terjalin sejak dulu di Kabupaten Wonosobo tercinta ini,” kata Ridwan.

Ketua MUI Jawa Tengah KH Chabibulloh Idris berharap, kegiatan serupa dapat disambut baik serta dapat terlaksana kembali sebagai sarana komunikasi dalam rangka kerja sama Polri dengan ulama. Kegiatan ini juga untuk menjaga kerukunan beragama yang telah terjalin di Wonosobo.

“Masyarakat Wonosobo sangat kental dengan berbagai budaya baik Islam, Kristen, Hindu maupun Buddha namun tidak pernah terjadi perselisihan sejak dulu. Hal inilah yang harus kita jaga bersama,” kata Chabibulloh.

Ia menyebutkan, kesadaran akan keanekaragaman Indonesia yang terdiri dari berbagai macam ras, suku, agama namun harus bersatu dalam negara kesatuan di bawah ideologi Pancasila, harus ditanamkan di masyarakat. “Pemahaman terhadap Alquran sejak dini, juga menjadi langkah awal agar ke depannya tidak terjadi salah mengartikan dan membuat seseorang salah menentukan langkah,” katanya.

Sementara Pengurus Ponpes Al Mubaarok KH Nur Hidayatulloh menyambut baik pertemuan ini. “Kami berharap agar kegiatan seperti ini, dapat dilaksanakan rutin sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan ajang untuk berdialog,” katanya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

BUMD  Beri Tali Asih 500 Anak Panti

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bersama Forkompimda dan Baznas memberikan tali asih untuk anak panti asuhan di wilayah Kabupaten Demak. Tercatat ada...

Cegah Kebocoran, Mirna Luncurkan E-Retribusi

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa kembali membuat terobosan atau inovasi baru. Upayanya mencegah kebocoran dalam penarikan retribusi pasar, bupati yang akrab disapa Mbak Mirna...

Bupati Mirna Ajak Warga Teladani Ulama Terdahulu

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Sejak resmi dibuka oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa, tradisi syawalan Kaliwungu di Makam KH Asy’ari atau lebih dikenal Kyai Guru setiap...

Penjualan HP Menurun

WONOSOBO - Penjualan handphone (HP) di sejumlah konter mengalami penurunan cukup drastis. Yakni, mencapai 30 persen dibanding 3 tahun lalu. Salah satu penyebabnya, konter...

Informasi Jalan ke Bandara Soetta Macet Hoaks

JawaPos.com - Beredar kabar yang menyebutkan akses jalan menuju Bandara Soekarno Hatta (Soetta), atau yang mengarah ke kawasan Dadap, Tangerang, Banten akan macet. Hal...

Mensritek Minta PTN Optimalkan UM

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir meminta Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memaksimalkan ujian mandiri (UM) agar tidak terjadi...